Beranda Hukum Kriminal Motor Tertinggal Akibat Sakau, Pengedar Narkoba Diringkus polisi

Motor Tertinggal Akibat Sakau, Pengedar Narkoba Diringkus polisi

BERBAGI

AGTVnews.com – Motor tanpa pemilik yang ditemukan di halaman Indomart Jalan Urip Sumoharjo Kelurahan Kaliombo Kota Kediri, membuka tabir adanya peredaran narkoba. Penyidik Unit Reskrim Polsek Kota yang memeriksa motor nopol AG 2077 JT itu menemukan handphone yang berisi pesan singkat pemesanan pil double L.

Berawal dari tertinggalnya motor jenis matic tersebut, polisi akhirnya dapat menagkap dua pengedar pil dobel L yakni Harun (25 tahun) dan Ikhsan Fanani (24 tahun), warga Dusun Mlaras Desa Gandu Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Sucipto mengatakan, penangkapan kedua pelaku berawal saat petugas menemukan motor misterius tersebut yang di dalamnya berisi ratusan pil dobel L serta sebuah ponsel yang isi pesannya mengenai transaksi pil dobel L tersebut.

Berawal dari isi percakapan pesan tersebut, petugas mengamankan Harun di sekitar Alun- Alun Kota Kediri Kamis (3/8/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. “Bermula dari pesan itu, kami lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku,” jelasnya.

Modus operandi yang dilakukan Harun terbilang Unik. Pria yang diketahui sebagai pengamen ini mengedarkan barang haram ini dengan cara berkeliling sebagai pengamen. Sasarannya adalah beberapa anak punk yang kerap mangkal di sudut Kota Kediri.

| Baca Juga:  Dipicu PIL, Suami Gunduli Rambut Istri dengan Golok

“Setelah kami amankan, ada barang bukti tambahan di tempat kosnya yang berada di Kelurahan Banjarmelati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Totalnya sebanyak 432 butir pil dobel L,” imbuhnya saat press rilis, Jumat (4/8/2017).

Dari keterangan pria yang juga bekerja sebagai tukang bakso ini, petugas mendapatkan informasi asal muasal barang haram itu yang diperoleh dari Ikhsan Fanani tetangganya.

Kepada petugas, Harun mengaku tidak mengingat apa-apa sehingga motornya tertinggal ketika akan membeli minuman mineral di Indomart tersebut.

Selain mengkonsumsi minuman beralkohol, dia mengaku juga mencampurkan pil double L ke dalam minumannya. “Habis parkir di situ saya tidak tahu. Motor sama kuncinya masih menancap dan tertinggal. Saya mendapatkan pesan dari teman saya katanya ada yang menemukan motor. Tahu-tahu saya ditangkap di alun-alun,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku terancam pasal 196 Jo Pasal 98 ayat 2 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.(*)

Reporter: Wiji Guntoro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here