Beranda Pemerintahan Gojek Diprotes, Ketua DPRD: Sebaiknya Dibatasi

Gojek Diprotes, Ketua DPRD: Sebaiknya Dibatasi

BERBAGI

Kediri, AGTVnews.com – Keberadaan Gojek yang tumbuh subur di Kota Kediri, memantik protes dari ratusan abang becak. Mereka menggelar unjuk rasa ke DPRD Kota Kediri, Selasa siang (19/92017).

Ratusan pengayuh becak ini akhirnya ditemui oleh Ketua DPRD Kota Kediri untuk diajak berdialog. Kholifi Yunon Ketua DPRD Kota Kediri menemui langsung ratusan tukang becak yang menunggu di sekitar kantor Dewan. Yunon mengaku prihatin dengan kondisi tukang becak yang saat ini kalah dengan ojek online karena banyak mengambil penumpang di pangkalan tukang becak.

| Baca Juga:  Dinas Peternakan Kota Kediri Verifikasi Hewan Layak Kurban

“Kita tentunya akan mencarikan solusi, ternyata masih banyak saudara-saudara kita yang masih berprofesi sebagai penarik becak. Ini harus kita lindungi harus diberikan proteksi jika ada praktek ojek online yang ternyata mendistorsi mereka,” ujarnya.

Yunon mengaku tidak mengelak dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi saat ini. Namun, Yunon menginginkan Pemerintah Daerah juga berfikir untuk keberlangsungan hidup dari para tukang becak tersebut.

“Salah satu solusi mungkin memberikan batasan wilayah agar ojek online tidak mengambil penumpang di pangkalan penarik becak. Atau bisa saja kita batasi jumlah ojek online itu yang katanya sudah mencapai seribu orang. Ini akan kita usulkan ke Pemkot sebagai badan eksekutif agar bisa memikirkan kehidupan dari bapak-bapak penarik becak ini,” jelasnya.

| Baca Juga:  Maling Bobol Apotek Milik Pemkab Kediri

Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, ratusan tukang becak membubarkan diri dengan tertib.(*)

Reporter: Tim Liputan AGTV