Beranda Ekonomi Bisnis Budidaya Cacing Sutra Suplai Pakan Alami Ikan Budidaya

Budidaya Cacing Sutra Suplai Pakan Alami Ikan Budidaya

BERBAGI

Kediri, AGTVnews.com – Tingginya permintaan cacing sutra atau cacing lor untuk pakan berbagai jenis ikan, membuat sekelompok peternak ikan di Dusun Bendo Lor Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, mencoba membudidayakan pakan alami ini.

Para pemuda yang tergabung dalam kelompok budidaya ikan (Pokdakan) Mina Sutra membudidayakan cacing sutra di lahan persawahan desa setempat dengan luas hampir satu hektar.

Menurut koordinator budidaya cacing sutra Pokdakan Mina Sutra, Didik Iwak Banyu, selama ini para peternak ikan menggantungkan pasokan cacing sutra dari tangkapan alam. Biasanya habitat cacing ini adalah sungai yang dipenuhi limbah.

“Cacing sutra ini bila musim hujan dialam banyak jumlahnya, tapi saat musim kemarau pasokan cacing sutra ini sangat langka. Kondisi ini mejadikan peternak ikan kesulitan mendapat suplai pakan utama tersebut,” ujar Didik.

| Baca Juga:  Narapidana Lapas Kediri Wajib Hafalan Alquran

Didik menambahkan, cacaing sutra yang hidup dialam tergantung pada limbah sehingga tidak bisa terjaga kualitas hidupnya. Khawatirnya bila limbah dari cacing ini terbawa sampai ke kolam budidaya maka akan berpengaruh terhadap ikan.

Budidayakan cacing sutra disawah bukanlah hal yang mudah. Pembudidaya harus memperhatikan pasokan air yang kontinyu agar suhu tanah tempat hidup cacing sutra bisa terjaga. Tidak hanya itu makanan bagi cacing ini harus tersedia secara terus meneruh. Pakan cacing ini diperoleh dari limbah rumah tangga yang dikumpulkan anggota kelompok.

Teknik budidaya cacing sutra Pokdakan Mina Sutra yang menggunakan sawah terbuka ini, diawali dengan pembajakan sawah. Selanjutnya dibuat petak-petak kecil berderet untuk memudahkan sirkulasi air agar merata.

| Baca Juga:  Pawai Ogoh-ogoh Rayakan Hari Raya Nyepi

Dalam proses ini sawah ditambahkan kotoran hewan untuk persediaan pakan cacing sutra. Setelah lahan siap, induk cacing sutra dimasukkan ke lahan. Selanjutnya hanya perlu diberi pakan berupa limbah rumah tangga, atau pakan buatan dari bahan ampas tahu dicampur bekatul.

Dari lahan seluas 9200 meter persegi ini, Pokdakan Mina Sutra menargetkan panen 50 liter per hari untuk memenuhi kebutuhan cacing sutra anggota kelompok. Selama ini anggota Pokdakan Mina Sutra berkecimpung di budidaya benih lele dan ikan hias.(*)

Tim Liputan AGTVnews.com