Beranda Hukum Kriminal Kejari Tulungagung Tahan Dua Tersangka Kasus Pungli PPDB

Kejari Tulungagung Tahan Dua Tersangka Kasus Pungli PPDB

BERBAGI

Tulungagung AGTVnews.com – Dua tersangka operasi Tangkap Tangan (OTT) pungli penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri 2 Tulungagung ditahan kejaksaan Negeri Tulungagung, Kamis siang (7/12/2017). Kedua tersangka dititipkan ke Lapas Kelas 2B Tulungagung selama 20 hari kedepan hingga berkasnya dilimpahkan ke pengadilan.

Dua tersangka yang ditahan RB, Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan yang saat itu menjabat sebagai ketua panitia PPDB dan SP, guru, yang pada saat itu selaku koordinator operasional PPDB. Kedua tersangka ditahan setelah keduanya dilimpahkan dari tim penyidik Polres Tulungagung. Selain menahan tersangka, Kejari juga mendapatkan pelimpahan barang bukti uang tunai senilai Rp 33,5 juta.

| Baca Juga:  Gudang Penggilingan Tebu di Tulungagung Ludes Terbakar

Menurut kasi intel Kejari Tulungagung, Dody Wicaksono, tersangka akan di tahan selama 20 hari kedepan dan selanjutnya akan dilakukan penuntutan di pengadilan tindak korupsi (tipikor) Surabaya.

“Tersangka pungli PPDB sudah dilimpahkan ke Kejari Tulungagung, dan saat ini dititipkan di lapas kelas 2B Tulungagung. Kejaksaan menargetkan selama 20 hari kedepan berkas sudah bisa dilimpahkan ke Pengadilan. Namun bila belum selesai pemberkasan, maka penahanan kedua tersangka akan diperpanjang,” ujar Dody Wicaksono.

Sementara itu kuasa hukum kedua tersangka Eddy Suwito mengatakan, tetap akan menghormati keputusan penahan terhadap kliennya. Untuk melakukan langkah meringankan hukuman pihaknya akan mempertimbangkan terlebih dahulu termasuk melakukan pra peradilan.

| Baca Juga:  Hilang, Siswa MAN 01 Tulungagung Ditemukan di Ponorogo

“Kita hanya mengikuti saja, apapun itu, dan karena ini benar sesuai dengan prosedur kita tetap mengikuti. Untuk mengupayakan agar hukuman lebih ringan kita lihat saja nanti,” ujar Eddy Suwito.

Kasus dugaan pungli ini terungkap setelah Satgas saber pungli Polres Tulungagung melakukkan OTT terhadap kedua tersangka pada bulan Juni lalu. Saat itu, panitia PPDB memberikan amplop kepada orang tua calon siswa baru untuk di isi sejumlah uang agar bisa masuk dalam SMP Negeri 2 Tulungagung.(*)

Reporter: Wawan Setiawan