Beranda Hukum Kriminal Polres Kota Blitar Amankan Pengedar Sabu-Sabu dan Pil Dobel L

Polres Kota Blitar Amankan Pengedar Sabu-Sabu dan Pil Dobel L

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Satreskoba Polres Blitar Kota, mengamankan beberapa pengedar pil dobel L dan juga sabu-sabu yang sering melakukan transaksi di wilayah Kota Blitar. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat, yang resah dengan maraknya peredaran narkoba tersebut. Dua tempat yang dilakukan penangkapan yakni di Jalan Veteran Kota Blitar dan juga di wilayah Desa Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Menurut Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, penangkapan yang dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. Ada empat pelaku yang berhasil diamankan, beserta barang bukti berupa 108 butir pil dobel L, 5,14 gram sabu-sabu, pipet , sedotan serta bong atau alat hisap sabu-sabu.

“Penangkapan yang kita lakukan ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Kita menangkap dua pelaku yang tengah melakukan transaksi jual beli pil dobel L di Jalan Veteran Kota Blitar. Tersangka yang kita amankan inisial MF warga Desa Tegal Rejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Dari hasil pengembangan penyidikan, akhirnya petugas menangkap tersangka MM warga Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sananwetan,” ujar Kapolres.

| Baca Juga:  Nur Laila Hanya Bisa Dua Tahun Bersama Bayinya

Kapolres menambahkan untuk penangkapan tersangka pengedar sabu-sabu juga berasal dari informasi masyarakat, bahwa di wilayah Gedog terdapat transaksi narkoba.

“Dengan adanya informasi tersebut anggota kemudian melakukan pengintaian dan berhasil menangkap tersangka AG warga Desa Wlingi Kabupaten Blitar. Barang bukti yang diperoleh 0,28 gram sabu-sabu yang dibungkus dalam klip plastik. Dari AG kemudian diketahui pemasoknya MD yang merupakan warga Desa Wlingi kabupaten Blitar, saat digeledah, ternyata ditemukan sabu-sabu seberat 5,14 gram dikemas dalam paket hemat, seberat 0,28 gram,” tambah AKBP Adewira Negara Siregar.

| Baca Juga:  Polisi Musnahkan 50 Ribu Pil Doubel L

Sementara itu menurut pengakuan tersangka, MD, paket hemat sabu-sabu ini dijual dengan harga antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

“Saya beli sabu-sabu ini dari Surabaya dengan sistem ranjau. Harga per paket kecil ini antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Say njualnya hanya ke temen-temen saja, yang saya sudah kenal,” Ujar MD.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para pengedar narkoba ini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Blitar Kota dan dijerat pasal 112 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara atau paling lama 20 tahun penjara dan denda minimal 1 miliar rupiah dan paling banyak 10 miliar rupiah.(*)

Reporter: Linda Kusuma