Beranda Peristiwa Jalur Utama di Trenggalek Longsor, Jumlah Korban Masih Misteri

Jalur Utama di Trenggalek Longsor, Jumlah Korban Masih Misteri

BERBAGI

Trenggalek, AGTVnews.com – Jalur utama antar kecamatan di wilayah Trenggalek tepatnya di Dusun Jedeg Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek tertutup tanah longsor sepanjang 200 meter, Minggu (21/1/2018). Kejadian ini mengakibatkan arus lalu lintas di kedua arah terputus total.

Tebing setinggi 100 meter yang berada di jalur antara Kecamatan Kampak dan Kecamatan Munjungan ini longsor. Material longsoran setinggi 5 meter dan sepanjang 200 meter ini menutup jalan. Ribuan warga nyaris terisolasi, karena jalur ini merupakan akses jalur utama warga.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Trenggalek, Kuspirigianto mengatakan, Pemerintah Daerah akan menyiapkan langkah untuk membersihkan material longsoran tersebut.

“Perlu adanya teknik tertentu untuk melakukan pembersihan mengingat jalur ini merupakan jalur utama yang sering dilalui warga. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Propinsi untuk meminta bantuan,” jelasnya.

Ditambahkan, longsor tersebut terjadi pada pukul 03.00 dinihari. Sehingga tidak diketahui apakah ada korban yang tertimbun atau tidak. “Tidak ada saksi yang mengetahui apakah saat kejadian ada warga yang lewat atau tidak. Tapi semoga tidak ada korban jiwa,” harap Sekkab.

“Kita akan berhati-hati untuk melakukan pembersihan tersebut, siapa tahu ada korban yang tertimbun. Sebab ini merupakan akses jalan utama yang sering dilalui warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Trenggalek, Joko Rusianto mengatakan, belum bisa memastikan ada atau tidaknya korban dalam bencana ini, mengingat jalur tersebut biasanya ramai dilalui oleh warga dari kedua kecamatan.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Kampak dan Munjungan, untuk memastikan apakah ada korban atau tidak. Karena saat kejadian merupakan hari pasaran di Kecamatan Munjungan. Pada saat jam segitu, ada tukang sayur yang lewat berapa, ataukah ada mobil sayur yang tertimbun, kita masih akan selidiki,” tandas Joko.

Joko memastikan, pembersihan yang dilakukan akan berhati-hati. Mengingat belum diketahui pasti ada tidaknya korban yang tertimbun.

BPBD akan berkoordinasi dengan kepolisian dan para pemilik kendaraan angkutan umum yang biasa melintasi jalur tersebut. Selain itu apabila ada warga yang kehilangan anggota keluarganya diminta segera melapor ke pihak yang berwajib.

Bencana alam tanah longsor seringkali terjadi di wilayah Trenggalek, terlebih bila wilayah tersebut usai diguyur hujan deras selama seharian. Kondisi ini memicu terjadi longsor skala besar.

Dengan kondisi yang seperti saat ini diperkirakan butuh waktu lebih dari satu minggu untuk melakukan pembersihan material longsor.(*)

Reporter: Muttaqien

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here