Beranda Peristiwa Rokok, Bukan Alasan Pemanggilan Orang Tua AW Ke Sekolah

Rokok, Bukan Alasan Pemanggilan Orang Tua AW Ke Sekolah

BERBAGI

Blitar, Agtvnews.com – Kasus AW, siswa SMP Negeri 3 Srengat yang nekat menceburkan diri ke aliran sungai Brantas ternyata bukan karena ketakutan pemanggilan orang tua ke sekolah. Bocah tersebut tidak ikut terkena pelanggaran kedisiplinan sekolah.

Menurut kepala sekolahSMP Negeri 3 Srengat, Heri Sasmita, orang tua AW dipanggil ke sekolah terkait adanya surat masuk di kotak Bimbingan Konseling (BK). Surat tersebut merupakan tulisan tangan dan ditanda tangani ibu AW, berisi keluhan tentang adanya perubahan sikap AW.

“Mendapati surat tersebut, pihak sekolah kemudian melakukan pemanggilan terhadap orang tua siswa. Surat pemanggilan dititipkan ke siswa lain untuk disampaikan ke orangtua AW. Undangan untuk siswa yang kedapatan merokok kam 8 pagi, sementara orang tua AW jam 10. Sudah beda jamnya,” jelas Heri.

Heri menambahkan, saat orang tuanya datang, AW menyambutnya dan sempat bermain-main dengan adiknya. Bahkan wajah AW terlihat senang

| Baca Juga:  Keracunan Massal Blitar, Dinas Kesehatan Droping Obat dan Tenaga Medis

“Keadaan nya baik-baik saja. Tidak ada masalah dengan ibunya. Apalagi ketakutan, tidak ada sama sekali. Hubungannya baik-baik saja, anak ini terlihat fresh, tidak ada sedih ataupun takut,”tambah Heri.

Lanjut Heri, setelah dikonfirmasi oleh pihak sekolah, ternyata ibu korban tidak merasa mengirimkan surat keluhan tersebut.

“Selama satu semester ini, orang tua AW sering sekali berkomunikasi dengan pihak sekolah. Hal ini terkait adanya perubahan sikap AW yang lebih condong ke arah wanita. Kelakuan tersebut sudah sejak AW di bangku Sekolah Dasar, namun saat di SMP ini sepertinya semakin parah,” ujar Heri.

Ibu AW mengaku, sering menemukan bedak di kamar AW. namun segera dihancurkan agar tidak digunakan oleh AW. “Temuan tersebut juga dikomunikasikan oleh orang tua ke pihak sekolah” jelas Heri.

| Baca Juga:  Walikota Blitar Ingatkan Pentingnya Persatuan dalam Kebhinekaan

Selama ini antara sekolah dan orang tua korban terjalin komunikasi yang baik. Terlebih AW ini meski agak condong ke gaya wanita namun memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Teman-temannya banyak, tidak hanya wanita saja namun juga laki-laki.

“Memang anak ini sikapnya cenderung agak ke wanita. Namun sehari-hari sangat percaya diri. Terlebih talenta seni anak ini cukup bagus. Anak ini suka menyanyi, kalau menyanyi gayanya, suaranya mirip anak perempuan memang,” ujar Kepala Sekolah.

Memasuki hari kedua pasca AW nekat melompat, petugas gabungan dari Basarnas Pos SAR Trenggalek, BPBD Kab Blitar, dan juga Kepolisian Polres Blitar Kota yang melakukan pencarian, masih belum menemukan keberadaan korban.

Proses pencarian ini akan terus dilakukan hingga korban berhasil ditemukan.(*)

Reporter: Linda Kusuma