Beranda Hukum Kriminal Sering Diingatkan, Penambang Pasir Ilegal Tetap Nekat

Sering Diingatkan, Penambang Pasir Ilegal Tetap Nekat

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Penambangan pasir menggunakan alat mekanik secara ilegal masih dilakukan sejumlah penambang di aliran lahar Gunung Kelud Kabupaten Blitar. Padahal pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Blitar, sudah sering mengingatkan para penambang agar tidak melakukan kegiatan ilegal ini.

Baru-baru ini Satreskrim Polres Blitar menggerebek kegiatan tambang pasir ilegal menggunakan alat mekanik diesel, di sungai aliran lahar Gunung Kelud, Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat aktivitas penambang pasir di lokasi tersebut menggunakan peralatan mekanik berupa diesel untuk menyedot pasir. Menindaklanjuti hal itu Satreskrim Polres Blitar bertindak cepat dengan mengecek lokasi. Benar saja, di lokasi petugas menemukan aktivitas penambang pasir menggunakan diesel.

“Di lokasi ternyata ada aktivitas penambang pasir menggunakan mesin diesel sehingga kami langsung melakukan penggerebekan,” ungkap AKP Heri Sugiono, Jumat (19/1).

Dari penggerebekan itu Satreskrim Polres Blitar menetapkan dua penambang sebagai tersangka, yakni, Nur Goib (40 tahun) dan Bambang Kuswanto (39 tahun). Keduanya warga Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

| Baca Juga:  Bejat, Wanita Keterbelakangan Mental Jadi Korban Nafsu Kakek-Kakek Hingga Hamil

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya satu unit dump truk warna putih Nopol S 9325 UQ, satu unit diesel, satu buah pipa paralon, satu buah selang spiral, dan satu sekop. Polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 410.000.

“Kedua penambang ini kami tetapkan sebagai tersangka namun tidak ditahan. Kami juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi penggerebekan,” tambahnya.

Sekedar diketahui, selain secara manual masih ada penambangan pasir di sepanjang aliran lahar Gunung Kelud yang menggunakan alat berat maupun alat mekanik tanpa dilengkapi dokumen resmi dan ijin sah dari pemerintah. Padahal selain dilarang, penambangan secara ilegal menggunakan alat mekanik itu bedampak merusak lingkungan sekitar, namun hal itu tidak disadari para penambang.(*)

Reporter: Ana Alana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here