Beranda Peristiwa Atap Sekolah Roboh, Ratusan Siswa Belajar di Teras Sekolah

Atap Sekolah Roboh, Ratusan Siswa Belajar di Teras Sekolah

BERBAGI

Nganjuk, AGTVnews.com – Ratusan siswa SDN Begadung 2 desa Begadung Kecamatan Nganjuk kabupaten Nganjuk Jawa Timur, terpaksa belajar di teras sekolah dan juga ruang guru, karena atap sekolah yang roboh, Rabu (28/2/2018). Diduga karena kayu penyangga atap lapuk sehingga mengakibatkan atap kelas ini roboh setelah wilayah tersebut diguyur hujan.

Penjaga sekolah, Wahyudi menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.45 wib, setelah wilayah desa Begadung diguyur hujan.

“Saya kaget, pas nonton tivi tiba-tiba terdengar suara seperti roboh dari arah kelas. Setelah saya lihat ternyata atap 4 kelas di SD ini roboh. Untungnya yang roboh pas bagian terasnya,” jelas Wahyudi.

| Baca Juga:  Hujan Deras Berjam-jam, Nganjuk Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

Wahyudi menambahkan, adanya kejadian tersebut langsung dilaporkan ke kepala sekolah.

Meski hanya roboh pada bagian terasnya saja, namun karena kondisi kelas yang mengkhawatirkan, akhirnya belajar mengajar siswa dipindahkan ke teras kelas yang aman dan juga di ruang guru.

Jumiatun, salah satu guru SDN Begadung mengatakan, proses belajar mengajar tersebut terpaksa dilakukan di teras untuk menjaga keselamatan siswa-siswa.

“Ruang kelas yang atap terasnya roboh tidak mungkin digunakan, karena kondisinya membahayakan. Bangunan tersebut mungkin kayunya sudah lapuk, lha itu khan bangunan tua, sejak tahun 1980 an,” ujar Juminatun.

| Baca Juga:  Miris, Baru di Bangun Atap Gedung Sekolah Dasar di Jombang Tiba-tiba Runtuh

Juminatun menambahkan, bila belajar di ruang guru lama-kelamaan akan mengganggu aktifitas guru yang akan membuat laporan, sementara siswa sendiri juga akan merasa tidak nyaman.

Adanya kejadian tersebut, pihak sekolah sudah memberikan laporan kepada dinas terkait, Dinas Pendidikan dan Pemerintah daerah Kabupaten Nganjuk, namun sampai saat ini belum ada perhatian.

Pihak sekolah sendiri berharap pemerintah segera melakukan pembenahan sekolahnya yang roboh, terlebih sebentar lagi siswa akan menghadapi ujian. Dengan dilakukan perbaikan diharapkan proses belajar mengajar bisa berjalan kembali normal.

Reporter: Yogi Heru Antono