Beranda Hukum Kriminal Makanan Penyebab Keracunan Massal di Doko Tidak Ada Unsur Kimia

Makanan Penyebab Keracunan Massal di Doko Tidak Ada Unsur Kimia

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan terhadap makanan yang diduga sebagai penyebab keracunan massal terhadap 72 warga di Dusun Jatiroto Desa Slorok Kecamatan Doko Kabupaten Blitar Jawa Timur, dipastikan tidak ada unsur zat kimia didalamnya. Hasil tersebut diperoleh dari hasil uji laboratorium forensik Polri di Surabaya terhadap sampel makanan.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan penyebab keracunan dari zat kimia biasanya langsung terlihat setelah diuji dalam waktu singkat. Namun hal itu tidak berlaku untuk sampel makanan yang mengandung bakteri.

“Setelah dilakukan penelitian di Labfor Polri di Surabaya tidak ditemukan zat kimia dalam sampel makanan yang kami kirim,” ungkap Kapolres Blitar kepada sejumlah wartawan, Rabu (28/2/2018).

Menurut Kapolres, dengan adanya hasil tersebut sekaligus mematahkan adanya dugaan kesengajaan menaburkan zat kimia pada makanan dan mengakibatkan warga mengalami keracunan.

| Baca Juga:  Paspor Adelina Terbit dari Imigrasi Kelas II Blitar, Ini Ceritanya

Meski tidak menemukan zat kimia berbahaya namun saat ini piha kepolisian polres Blitar masih tetap menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.

“Dimungkinkan penyebab keracunan adalah dari bakteri yang ada pada makanan, jadi bukan dari zt kimia,” tegas Kapolres.

Sebelumnya, Kamis dini hari (15/2/2018), puluhan warga Dusun Jatiroto, Desa Slorok mendatangi Puksesmas Doko untuk mendapatkan perawatan karena mengalami gejala keracunan. Korban mengaku mengalami mual, muntah, pusing, dan diare.

Warga mengaku mual dan pusing setelah menyantap nasi kenduri berisi Nasi dan olahan daging kambing dari rumah Sunarji (38 tahun) warga setempat yang menggelar Aqiqah anaknya. Setidaknya 72 warga tercatat menjadi korban.(*)

Reporter: Ana Alana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here