Beranda Ekonomi Bisnis Miris, Negara Bahari tapi Impor Garam

Miris, Negara Bahari tapi Impor Garam

BERBAGI

Jember, AGTVnews.com – Indonesia merupakan negara bahari dengan produksi garam laut yang melimpah. Namun Kementerian Perdagangan justru mengeluarkan kebijakan impor garam di awal tahun 2018 ini.

Kebijakan ini dianggap akan membawa dampak buruk bagi stabilitas produksi dalam negeri, karena bisa membunuh usaha garam petani lokal. Pemerintah menerbitkan izin impor garam industri sebanyak 2,37 juta ton.

Mustofa, Akademisi STIE Mandala Jember, peneliti garam asal Jember mengatakan, kebijakan impor tidaklah lebih dari sekedar solusi sementara yang instan untuk meredam kekacauan suplai yang ada.

“Ini justru bisa membahayakan petani garam lokal. Harga jual bisa hancur dan tidak akan menutup biaya produksi yang sudah dikeluarkan,” jelas Mustofa.

Mustofa menambahkan, harusnya pemerintah mendorong para petani lokal dan menyerap hasil produksi garam mereka. “Harusnya hasil panen ini diserap oleh pemerintah, bukannya justru membuka kran import garam. Petani garam akan mati kalau begini caranya,” tambah Mustofa.

Dengan kondisi ini, petani garam justru memilih mengalih fungsikan lahan produksi garam mereka menjadi tambak ataupun usaha lainnya.

Mustofa berharap, pemerintah harus hadir memikirkan solusi jangka panjang yakni, memperbaiki kualitas produksi garam lokal dengan memberdayakan pertani, agar industri mau membeli garam hasil produksi petani. Selain itu, pemerintah juga harus memantau stabilitas distribusi garam.(*)

Reporter: Achmad Fawaid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here