Beranda Pemerintahan Panwaslu Minta Paslon Copot Gambar di Becak dan Angkutan Umum

Panwaslu Minta Paslon Copot Gambar di Becak dan Angkutan Umum

BERBAGI

Nganjuk, AGTVnews.com – Pasca ditemukannya gambar pasangan calon Bupati Novi Rahman Hidayat yang terpasang di sejumlah sarana transportasi umum, Panwaslu Kabupaten Nganjuk meminta tim sukses pasangan tersebut untuk mencopotnya. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan yang disampaikan ke seluruh tim sukses pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Nganjuk.

Dalam surat tersebut, Panwaslu meminta timses untuk mencopot semua gambar paslon yang terpasang di transportasi umum, termasuk di sejumlah becak. Sesuai peraturan KPU dan kesepakatan bersama antara Panwaslu dan seluruh timses paslon, gambar cabup-cawabup yang dipasang di becak merupakan pelanggaran.

| Baca Juga:  Masuk Dalam Bursa Pengganti Azwar Anas, Walikota Blitar Menolak

Komisioner Panwaslu Nganjuk, Abdul Aziz mengatakan, akan diberi batas waktu bagi paslon untuk melepas gambar yang terpasang.

“Kita beri batas waktu hingga 22 Februari ini. Kalau tidak dilepas, maka panwaslu, Satpol PP dan dinas perhubungan yang akan melakukan penertiban,” ujar Abdul Aziz.

Sementara itu, menyikapi adanya surat teguran tersebut, Novi mengaku dari sebelum masa kampanye dirinya sudah memita koordinatornya untuk melepas gambar yang ada di kendaraan umum tersebut.

“Itu sudah kepasang sebelum penetapan calon waktu itu. Setelahnya kita minta pada koordinator untuk melepasnya, namun ternyata sampai saat ini masih terpasang,” jelas Novi.

| Baca Juga:  KPU Kabupaten Nganjuk Resmikan Tahapan Pilkada Serentak

Novi menambahkan, tidak akan memberi uang bagi para tukang becak untuk melepas gambar yang terpasang itu. Dirinya memnyerahkan sepenuhnya kepada Panwas untuk melakukan pembredelan.

Penertiban APK yang dilakukan merupakan kesepakatan bersama antara KPU, panwaslu dan Timses Paslon.(*)

Reporter: Yogi Heru Antono

Simak Video Berita Ini: