Beranda Hukum Kriminal Penganiaya Ibu Tiri Mengaku Belum Puas Karena Korban Tidak Meninggal Dunia

Penganiaya Ibu Tiri Mengaku Belum Puas Karena Korban Tidak Meninggal Dunia

BERBAGI
Pelaku saat menjalani pemeriksaan di Polsek Purwoasri (Foto: Rianto)

Kediri, AGTVnews.com – Sudah melukai ibu tirinya hingga mengalami luka berat dan kritis, Sukarno (60 tahun), warga Wonotengah Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri Jawa Timur mengaku tetap belum puas saat diperiksa Polisi. Pelaku mengira ibu tirinya sudah tewas saat dipukul balok kayu dan perutnya ditusuk pisau.

Bahkan, Sukarno juga mengakui dihadapan penyidik Polsek Purwoasri Polres Kediri yang memeriksanya, bahwa sudah merencanakan perbuatannya untuk membunuh korban dengan alasan jengkel tidak dikabulkan saat minta harta warisan.

“Saya jengkel minta warisan harta peninggalan bapak saya kok tidak diberi dan justru dimarahi terus. Saya itu anak satu-satunya. Saya memang tidak puas melihat korban masih hidup. Saya kira setelah saya pukul pakek kayu dan saya tusuk pakai pisau langsung meninggal. Tapi ternyata masih hidup,” kata pelaku, Kamis petang (2/2/2018).

| Baca Juga:  Pria di Kediri Tega Perkosa Tetangga yang Alami Keterbelakangan Mental

Masih kata pelaku, sesuai rencana sebenarnya setelah berhasil membunuh ibu tirinya, pelaku akan menyerahkan diri pada Polisi. “Begitu ibu meninggal, maka saya tidak melarikan diri dan justru menyerahkan diri pada Polisi,” imbuh pelaku.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Sukarno diamankan Polisi setelah dipergoki usai menganiaya dengan maksud membunuh Suwarti alias Sireb (72 tahun) ibu tirinya yang tinggal serumah di Desa Wonotengah Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri Jawa Timur. Pelaku memukul kepala korban yang saat itu masih terlelap tidur di kamarnya dengan menggunakan balok kayu jati dan menusuk perut korban berulang kali mengunakan sebilah pisau.

| Baca Juga:  Simpan 1.230 Butir Pil Koplo, Anak Kost Diamankan Petugas

Karena mengalami luka cukup parah, kemudian korban dilarikan ke RS HVA Tulungrejo Pare guna menyelamatkan nyawanya. Sementara pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Purwoasri Polres Kediri, Aiptu Hadi Suyitno mengatakan, selain mengamankan pelaku, usai olah TKP petugas juga mengamankan barang bukti sebilah pisau dan balok kayu jati yang digunakan untuk menganiaya korban serta cadar dan topi serta beberapa pakaian milik korban yang dikenakan saat kejadian.

“Hasil penyidikan, pelaku secara terus terang mengakui perbuatannya dan benar kejadian tersebut sudah direncanakan,” tandasnya.(*)

Reporter: Rianto