Beranda Peristiwa Tanah Bergerak, Belasan Warga Terancam Kehilangan Rumah Tinggal

Tanah Bergerak, Belasan Warga Terancam Kehilangan Rumah Tinggal

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Kondisi tanah yang labil dan bergerak di Desa Tanen Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung mengakibatkan 19 kepala keluarga di RT 3 RW 11 desa setempat terancam kehilangan tempat tinggal. Kondisi tanah yang retak-retak dan amblas mengakibatkan mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tanah labil dan bergerak mengakibatkan retak dinding tembok serta lantai rumah warga. Bahkan ada beberapa rumah warga yang ada di perbukitan tersebut sudah roboh sejak Kamis (8/2/2018).

Menurut salah satu warga, Dida Wahyu Pradana, tanah amblas ini terjadi sejak tahun 2017 kemarin, namun warga masih enggan mengungsi. “Tanah bergerak ini terjadi sejak lama, tapi karena belum ada tempat mengungsi jadi warga memilih untuk tetap bertahan dan tetap tinggal dirumah,” jelas Dida.

| Baca Juga:  Gudang Kayu di Tulungagung Ludes Terbakar

Sementara warga yang lain, Sunarto mengaku, meminta adanya relokasi dengan sistem tukar guling. “Kita minta relokasi dengan sistem tukar guling tanah. Jadi nanti saya khan tenang,” ujarnya.

Kepala Desa Tanen, Sucipto, mengatakan pergerakan tanah di lokasi tersebut sejak tahun 2001 silam. Tanah gerak dikawasan tersebut memaksa 13 kepala keluarga pindah tempat tinggal. Pada tahun akhir tahun 2013, tanah kembali longsor dan merusak beberapa rumah warga.

“Pemerintah desa sudah memberikan pilihan kepada warga untuk ikut program transmigrasi ke Gorontalo. Namun warga tidak mau untuk pergi jauh dari tempat asalnya. Mereka justru meminta tukar guling saja dengan lahan yang aman,” jelas Sucipto.

| Baca Juga:  Gudang Penggilingan Tebu di Tulungagung Ludes Terbakar

Meski terjadi sejak belasan tahun lalu, hingga saat ini belum ada kajian dari ahli yang kompeten untuk mengatasi permasalahan tanah bergerak tersebut.(*)

Reporter: Wawan Setiawan