Beranda Pemerintahan Bupati Kediri Pimpin Pemusnahan Miras Ilegal

Bupati Kediri Pimpin Pemusnahan Miras Ilegal

BERBAGI

Kediri, AGTVnews.com – Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno memimpin langsung pemusnahan ribuan botol berisi minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek yang beredar tanpa izin, di halaman belakang Pemkab Kediri, Kamis (15/3/2018).

Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja, Sat Linmas ke-56 dan Damkar ke-99 tahun 2018. Ribuan botol miras ini merupakan hasil razia petugas Satpol PP di sejumlah wilayah di Kabupaten kediri beberapa waktu terakhir.

Kegiatan pemusnahan tersebut diawali apel kewaspadaan, dengan mengambil tema Satpol PP dan Linmas Siap Mengawal dan Menyukseskan Pilkada Serentak. Dalam sambutannya, Bupati Kediri mengingatkan atas peran dan tanggung jawab Satpol PP dan Linmas yang telah diberi pelatihan khusus jelang Pilkada Serentak.

| Baca Juga:  Pemkab Kediri Siapkan Anggaran 103 Miliar Tangani Virus Corona

| Simak Video Berita Ini:

“Yang harus menjadi perhatian kita semua adanya peredaran minuman keras yang semakin merajalela. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan kerjasama yang baik dari pemerintah, aparat penegak hukum dan dukungan masyarakat, untuk memberantas peredaran sekaligus penggunaan minuman keras tersebut. Selain itu masyarakat juga diharapkan memberikan laporan apabila mengetahui ada peredaran miras ilegal di wilayahnya,” jelas Bupati.

Pernyataan senada juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Supoyo. Menurutnya peredaran miras di wilayah Kabupaten Kediri perlu dihentikan dan jangan sampai terus merajalela.

“Perlu adanya sinergitas dari semua pihak termasuk peran masyarakat untuk menghentikan peredaran miras,” ucapnya.

Sementara itu Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Agung Djoko Retmono SH MM mengatakan, miras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil Operasi Penegakan Perda Miras di Kabupaten Kediri. Penegakan perda ini dilaksanakan mulai bulan Juni 2017 sampai dengan bulan Maret 2018.

| Baca Juga:  Pemkab Kediri Siap Bekali Skill Warga Kediri Jadi Pekerja Bandara

“Kami akan terus gencar melakukan operasi miras. Saat ini kami berhasil mengamankan 3.764 botol berbagai merk. Untuk miras oplosan, kami amankan 1.026 liter. Pemasok miras di kabupaten Kediri berasal dari luar kota seperti Jawa Tengah,” jelas Kasatpol PP.

Untuk memberikan efek jera, Agung Djoko Retmono juga akan mengajukan perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 1977 tentang peredaran miras dan sanksinya.

“Sanksinya hanya denda 1.000 per kasus bukan per botol sesuai Perda tersebut. Kami ingin mengajukan perubahan dan persetujuan dewan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rianto