Beranda Hukum Kriminal Tertipu Arisan Online Ratusan Juta, Tujuh Ibu Muda Lapor Polisi

Tertipu Arisan Online Ratusan Juta, Tujuh Ibu Muda Lapor Polisi

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Sebanyak tujuh ibu muda di Kota Blitar Jawa Timur, melapor ke Satreskim POlres Blitar Kota karena sudah menjadi korban arisan online.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Hery Sugiono mengatakan, dari laporan tersebut, diperkirakan kerugian korban mencapai Rp 342 juta. Korban kebanyakan mengikuti arisan uang, arisan sepeda motor, dan arisan mobil.

“Sejauh ini baru ada tujuh yang melapor, namun berdasarkan keterangan korban anggota arisan yang diberi nama arisan Arisan Che Nying-Nying atau ACN itu mencapai 120 orang. Sehingga dimungkinkan masih ada korban lain yang belum melapor,” ungkap Heri Sugiono, Senin (5/3/2018).

Heri menambahkan sejumlah korban mengenal arisan dari seseorang dengan inisia EK (27 tahun) melalui media sosial Facebook dan cerita dari teman lainnya. Ketujuh korban yang melapor, empat orang tertipu arisan mobil, satu orang ikut arisan sepeda motor, dan dua orang ikut arisan uang.

“Dari laporan ke tujuh korban semuanya mengarah pada satu orang berinisial EK (27),” imbuhnya.

Sementara berdasarkan keterangan salah satu korban, Puspa Dewi (25 tahun), tiap peserta membayar uang arisan berbeda-beda. Biasanya satu kelompok jumlah pesertanya enam orang. Misalnya, nilai arisan Rp 20 juta. Peserta yang mendapat uang arisan pertama hanya membayar Rp 17 juta. Peserta yang dapat uang arisan bulan berikutnya hanya membayar Rp 15 juta.

| Baca Juga:  Miris, Direktur Rehabilitasi Narkoba Malah Tertangkap Nyabu

“Pembayaran uang arisannya turun terus di bulan-bulan berikutnya. Total uang yang sudah saya setor sekitar Rp 30 juta, tapi saya belum dapat apa-apa sama sekali,” jelas Puspa.

Pengakuan yang sama diungkapkan korban lain, Wahyu Ria Notiansari (23 tahun) yang tertipu arisan mobil Honda Brio yang diiklankan melalui media sosial Facebook. Akibatnya, ibu muda ini merugi hingga Rp 50 juta. Ria mengatakan meski sudah menyetorkan sejumlah uang kepada EK namun sampai sekarang belum ada satu peserta yang mendapatkan mobil Honda Brio seperti yang dijanjikan pelaku.

“Seharusnya saya sudah dapat mobil pada Desember 2017 lalu. Tapi kenyataanya semua yang ikut arisan mobil sampai sekarang belum ada yang mendapatkan mobil meski sudah setor uang sejak arisan dilaunching pada Oktober 2017 lalu,” ungkapnya.

Sebelum melapor ke polisi, para korban sudah berusaha menghubungi pelaku. Terakhir, para korban kehilangan kontak dengan pelaku. Saat dicari ke toko milik pelaku di Jalan Veteran, Kota Blitar, pelaku tidak ada di lokasi dan para korban hanya ditemui karyawan penjaga toko.(*)

Reporter : Ana Alana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here