Beranda Hukum Kriminal Dibayangi OTT, Jukir Adukan Nasib ke DPRD

Dibayangi OTT, Jukir Adukan Nasib ke DPRD

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Puluhan juru parkir (jukir) yang ada di Kota Blitar mengadu ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar, Selasa (10/4/2018). Aksi yang dilakukan para jukir ini sebagai bentuk solidaritas adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah satu jukir oleh Satreskrim Polres Blitar Kota.

Budi Hartono, koordinator jukir kota Blitar mengatakan, kedatangannya untuk menanyakan payung hukum yang jelas tentang tarif parkir insidentil di Kota Blitar.

“Tarif insidentil sebesar Rp3.000 namun untuk tambahan Rp2.000 itu adalah untuk biaya penitipan helm dan itu yang menginstruksikan Dishub sendiri, terus punglinya dari mana,” ungkap Budi Hartono, Selasa (10/4/2018).

Ditambahkannya, selama ini jukir sering dimintai pertangung jawaban jika ada barang pemilik motor yang hilang, utamanya helm. Untuk itu mereka menjalankan instruksi Dishub dengan menarik tarif tambahan sebesar Rp2.000.

| Video Rekomendasi untuk Anda:

Sehingga total yang harus dibayar pemilik kendaraan R2 sebesar Rp5.000. Terlebih dalam karcis parkir resmi dari Dishub tertera tidak bertangung jawab atas resiko kendaraan dan barang yang ada di dalamnya.

| Baca Juga:  Ini Klarifikasi Elteha Blitar Terkait Nota Bertulis Ayat Alquran

“Selama ini jukir sering dimintai pertangung jawaban jika ada barang yang hilang, terutama helm. Bahkan saat bazar Blitar jadul kemarin helm yang hilang banyak dan semua minta ganti rugi ke kami,” paparnya.

Sementara terkait dengan karcis tak berhologram, para jukir ini mengaku hanya digunakan pada saat mendesak. Karena karcis insidentil resmi dari Dishub susah didapatkan.

“Itu memang kita gunakan saat mendesak, karena pengunjung membludak. Daripada kami dapat masalah karena tak pakai karcis akhirnya kami pakai karcis putih dengan tarif Rp5.000. Namun, didalamnya sudah termasuk biaya penitipan helm,” ungkap Budi.

Sebelumnya seorang jukir diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota dalam operasi tangkap tangan (OTT). Jukir tersebut diduga melakukan pungli terhadap salah satu pengunjung bazar Blitar Jadul karena menarik tarif parkir tak sesuai ketentuan Dishub.(*)

Reporter: Ana Alana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here