Beranda Pemerintahan Pelunasan Dibuka, Berapa Ongkos Haji 2018?

Pelunasan Dibuka, Berapa Ongkos Haji 2018?

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Jadwal pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah haji (BPIH) untuk tahun 2018 sudah dibuka pada 3-20 April 2018, namun ternyata pemerintah belum menetapkan besaran biaya haji pada tahun 2018 ini. Akibatnya ratusan jamaah haji yang ada di Tulungagung belum bisa melakukan biaya pelunasan.

Sekitar 983 calon jamaah Haji asal Tulungagung Jawa Timur ini masih belum bisa melakukan pelunasan biaya haji. Meski dari Kementerian Agama RI sudah membuka jadwal untuk pelunasan. Keppres yang mengatur besarnya biaya haji dan juga Peraturan Menteri Agama (PMA) belum terbit.

Imron Rosyadi, Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kemenag Tulungagung mengatakan, jadwal pelunasan BPIH pada tahun 2018 ini dibuka untuk dua periode yakni pada April ini dan juga pada Mei mendatang.

| Baca Juga:  Ini Sirup 'Semprotan' Penyebab Keracunan Bocah TK di Tulungagung

| Video Rekomendasi untuk Anda:

“Jadwal pelunasan BPIH ini rencananya akan dilakukan sebanyak dua kali tahapan. Tahap pertama dimulai pada 3-20 April. Sementara tahap kedua dimulai pada 8-18 Mei mendatang. Bagi jamaah yang tidak melakukan pelunasan maka akan diganti calon jamaah haji dari kuota cadangan,” jelas Imron.

“Diperkirakan biaya haji tahun ini akan naik sekitar Rp 350 ribu. Untuk BPIH pada tahun 2017 lalu mencapai Rp 35.666.000. Jadi ya mungkin tahun ini nati BPIH mencapi Rp 36 jutaan,” ujarnya.

| Baca Juga:  Terkonfirmasi Covid-19, Peserta SKB CPNS Tulungagung Ikuti Penjadwalan Ulang

Calon Jamaah haji pada awal pendaftaran menyetorkan biaya sebesar Rp 25 juta. Jadi masing-masing calon jamaah rata-rata harus melunasi biaya haji sekitar Rp 11 juta.

Pada tahun 2018 ini, kuota calon jamaah haji asal Tulungagung tidak berbeda dengan kuota tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan pemerintah Arab Saudi tidak menambah jumlah kuota haji asal Indonesia.

Diperkirakan calon jamaah haji akan berangkat pada bulan Juli mendatang. Untuk daftar tunggu haji di Tulungagung selama 22 tahun. Bagi yang mendaftar haji pada tahun ini maka akan diberangkatkan pada tahun 2040 nanti.(*)

Reporter: Wawan Setiawan