Beranda Hukum Kriminal Polisi Amankan Miras Oplosan dari Warung Pedesaan

Polisi Amankan Miras Oplosan dari Warung Pedesaan

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Kepolisian Resort Blitar menggelar Operasi Narkoba Semeru 2018, dengan sasaran sejumlah warung yang masih menjual minuman keras (miras) secara ilegal. Sasaran operasi adalah warung di pedesaan yang menjual miras sembunyi-sembunyi hanya kepada pelanggan saja.

Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridha mengatakan, dalam waktu satu minggu terakhir pihaknya memang gencar melalukan operasi miras. Hal itu merupakan instruksi khusus Kapolri pasca kasus di Jawa Barat yang menyebabkan puluhan orang tewas setelah menenggak miras oplosan.

“Kita masih banyak temukan warung-warung kecil yang ternyata menjual miras oplosan. Miras ini hanya dijual untuk yang nanyakan saja, “Ujar Kapolres.

| Video Rekomendasi untuk Anda:

Dari hasil razia yang dilakukan, petugas mendapatkan sejumlah warung kecil yang menjual miras ilegal. Diantaranya sejumlah warung di Kecamatan Garum, Wonotirto, Pangungrejo, Wates, Sutojayan, Doko, Kesamben dan Kanigoro.

“Ada ratusan botol miras berbagai merk serta arak jowo yang berhasil diamankan dari sembilan TKP yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Blitar. Barang bukti berupa ratusan botol miras berbagai merk, lima jerigen arak jowo (arjo), serta puluhan botol arjo yang sudah dikemas dalam botol plastik,” jelas Anisullah M. Ridha, Senin (16/4/2018).

| Baca Juga:  Residivis Pembobol Counter HP Dibekuk Polisi

Kapolres menambahkan, para penjual hanya dikenakan tindak pidana ringan (Tipiring). Meski demikian, operasi pemberantasan miras ini akan dilakukan terus menerus untuk menekan peredaran miras ilegal di Kabupaten Blitar.

“Kami akan melakukan berbagai upaya untuk menekan peredaran miras di wilayah hukum Polres Blitar. Hal ini untuk melindungi masyarakat dari bahaya meminum miras ilegal. Karena kandungan dalam miras ilegal tidak diketahui secara pasti, sehingga berpotensi besar menimbulkan gangguan kesehatan bahkan kematian,” Tuturnya.

“Masyarakat juga turut berperan dalam upaya pemberantasan ini dengan cara memberikan sanksi sosial, agar penjual miras ini menjadi malu dan tidak lagi menjual miras,’ imbuhnya.

Miras dinilai menjadai salah satu faktor utama gangguan kamtibmas seperti perkelahian yang sering diawali dengan mengkonsumsi minuman keras.(*)

Reporter: Ana Alana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here