Beranda Hukum Kriminal Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Lurah Garum Berlanjut

Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Lurah Garum Berlanjut

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Pengadilan Negeri Blitar menolak permohonan praperadilan Lurah Garum, Bambang Cahyo Widodo terhadap Polres Blitar. Penolakan praperadilan ini dibacakan hakim tunggal Mulyadi Aribawa SH, Senin (16/4/2018). Dengan demikian, status tersangka Bambang dianggap sah dan proses hukum tetap berlanjut.

Humas pengadilan Negeri Blitar Cristina Simanulang mengatakan, yang dimohonkan kuasa hukum Bambang Cahyo Widodo adalah masalah administrasi penetapan sebagai tersangka dan penyitaan barang bukti.

banner

Dalam pertimbangannya, hakim praperadilan menyatakan bukti yang diajukan pemohon dalam hal ini kuasa hukum Lurah Garum tidak kuat dan kurang memenuhi syarat, sementara bukti-bukti dari pihak lawan dalam hal ini Polres Blitar justru sudah memenuhi syarat.

| Video Rekomendasi untuk Anda:

“Bukti-bukti yang diajukan dari pemohon tidak kuat. Sementara pihak lawan mampu membuktikan dan memenuhi syarat baik pemeriksaan, keterangan saksi, keterangan ahli, serta ada surat izin sita. Yang dari dasar semua itu akhirnya ada penetapan tersangka,” papar Christina Simanulang, Senin (16/4/2018).

Sementara itu, Mulyono SH kuasa hukum Bambang Cahyo Widodo mengatakan, dengan ditolaknya praperadilan pihaknya menyatakan akan mengikuti proses hukum selanjutnya sesuai prosedur. Menurut dia, pengajuan praperadilan tersebut memang merupakan hak Bambang Cahyo Widodo.

| Baca Juga:  Butuh Tambahan Biaya Hidup, Nenek Paruh Baya Jual Pil Koplo

“Selanjutnya kami akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Termasuk pembuktian beberapa materi pokok perkara,” jelas Mulyono.

Kasubag Hukum Polres Blitar, Iptu Burhanudin mengatakan, saat ini berkas proses hukum terhadap Bambang sudah dinyatakan lengkap atau sudah P21. Selanjutnya dari Satreskrim Polres Blitar masih akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Blitar untuk melakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka.

“Berkas dari tersangka Bambang Cahyo Widodo ini sudah lengkap dan P-21, selanjutnya nanti kita akan limpahkan ke Kejaksaan,” jelas Burhanuddin.

Sebelumnya, Bambang Cahyo Widodo Lurah Garum, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar terciduk operasi tangkap tangan (OTT) saat melakukan pungli kepada salah seorang warganya. Bambang diciduk di rumahnya lingkungan Jurang Menjing, RT 4 RW 1 Kelurahan Garum, Kecamatan Garum. Pungli yang dilakukan tersangka terkait dengan pengurusan sertifikat tanah. Polisi menyita uang tunai sebesar Rp9 juta. Selain uang tunai, polisi juga mengamankan 6 berkas map turunan letter C yang sudah dipecah, serta sebuah HP.(*)

Reporter: Ana Alana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here