Beranda Hukum Kriminal Sidang Praperadilan Lurah Garum Digelar, Kuasa Hukum Sebut Banyak Kejanggalan

Sidang Praperadilan Lurah Garum Digelar, Kuasa Hukum Sebut Banyak Kejanggalan

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Sidang perdana praperadilan dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan lurah Garum, Bambang Cahyo Widodo digelar Pengadilan Negeri Blitar, Senin (9/4/2018).

Sidang perdana tersebut berisi agenda pembacaan materi permohonan pra peradilan oleh kuasa hukum pemohon, Mulyono SH. Sementara hakim tunggal dalam sidang tersebut yakni Mulyadi Aribawa SH.

Mulyono menjelaskan, ada hal yang patut dipertanyakan dalam penahanan dan penetapan tersangka oleh Polres Blitar terhadap klienya Bambang Cahyo Widodo. Salah satunya kesamaan dimata hukum, dengan dua tersangka pungli sebelumnya, Kades Soso, Gandusari dan Kades Pojok, Garum yang tidak langsung ditahan namun klienya justru langsung ditahan. Kedua, minimnya alat bukti yang digunakan untuk menjerat Bambang hingga ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

| Video Rekomendasi untuk Anda:

“Kami meminta agar majelis hakim melihat dan menilai kembali permohonan kami, karena ada banyak sekali kejanggalan proses penetapan tersangka dan penahanan klien kami,” jelas Mulyono, Senin (9/4/2018).

“Pertama penahanan klien kami perlu dipertanyakan karena sebelumnya dua kasus serupa tidak langsung ditahan. Kedua terkait alat bukti yang tidak memenuhi syarat. Kalau yang namanya OTT ada bukti dia sedang melakukan pungli disitu, nah ini tidak yang dijadikan bukti itu uang pribadi,” imbuh Mulyono.

| Baca Juga:  KPK Geledah Kantor Walikota Blitar

Sementara Polres Blitar yang diwakili Kasubag Hukum Iptu Burhanudin mengatakan, pembacaan eksepsi dari Polres Blitar sebagai termohon ditunda sampai Selasa (10/4/2018). Hal itu karena, setelah mendengar materi praperadilan yang disampaikan kuasa hukum Lurah Garum, pihaknya merasa ada beberapa hal yang harus direvisi.

“Hari ini kita sudah menyiapkan jawaban. Namun setelah pemohon menyampaikan materi permohonan kami rasa perlu melakukan revisi sehingga eksepsi akan disampaikan besok,” ungkap Burhanudin.

Sebelumnya, Lurah Garum, Bambang Cahyo Widodo terciduk OTT saat melakukan pungli kepada salah seorang warganya. Bambang diciduk di rumahnya lingkungan Jurang Menjing, RT 4 RW 1 Kelurahan Garum, Kecamatan Garum. Pungli yang dilakukan tersangka terkait dengan pengurusan sertifikat tanah.

Dalam OTT tersebut, Polisi menyita uang tunai sebesar Rp 9 juta yang diduga merupakan hasil pungli dan juga mengamankan 6 berkas map turunan letter C yang sudah dipecah, serta sebuah HP.(*)

Reporter: Ana Alana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here