Beranda Hukum Kriminal Viral Video Hotman Paris, Pemkab Sidoarjo Serahkan Pada Polisi

Viral Video Hotman Paris, Pemkab Sidoarjo Serahkan Pada Polisi

BERBAGI

Sidoarjo, AGTVnews.com – Beredarnya video pengacara Hotman Paris yang meminta keseriusan dari pihak kepolisian terhadap kasus asusila yang diduga dilakukan pejabat Pemerintah Sidoarjo ditanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya ke Polresta Sidoarjo.

Dalam video berdurasi 57 detik tersebut, terlihat Hotman Paris meminta pihak kepolisian untuk terus mengawal kasus tersebut, karena diduga ada indikasi untuk dilakukan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

banner

“Pada hari ini, telah datang kepada saya seorang ibu dari Sidoarjo. Ibu ini mengadukan anak gadisnya yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh pejabat pemkab sidoarjo. Ibu ini sudah melaporkan ke pihak kepolisian, namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut,” ucap Hotman dalam tayangan video tersebut.

| Video Rekomendasi untuk Anda:

Menanggapi kejadian ini, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, siapapun pejabat yang tersandung masalah hukum, apakah itu camat atau yang lain, silahkan inspektorat menjalankan fungsinya.

“Ya siapapun pejabat yang terkena masalah, mau camat atau pejabat siapa, silahkan Inspektoral berjalan. Kalau memang sudah masuk dalam ranah polisi, sepenuhnya kita serahkan pada yang berwenang,” jelasnya.

| Baca Juga:  Tabrak Truk Mogok, Satu Keluarga Tewas Seketika

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris memastikan belum ada arah kasus ini akan dihentikan atau SP3. Saat ini perkaranya masih dalam tahap penyidikan.

“Pada saat kejadian, tidak ada satupun saksi maupun CCTV yang mengetahui kejadian yang sebenarnya. Jadi pada saat itu yang ada cuma calon tersangka dan korbannya. Dari pemeriksaan seluruh saksi yang telah dilakukan Unit PPA Reskrim Polresta Sidoarjo, kasus ini masih terkendala pemenuhan alat bukti. Sehingga untuk mencari bukti-bukti yang mengarah apakah kasus ini masuk tindak pidana, masih dicari bukti tambahan,” ujar Kasatreskrim.

Diketahui kasus ini muncul setelah adanya laporan dari seorang perempuan yang mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual seorang oknum camat di Pemkab Sidoarjo. Diduga kejadian ini terjadi saat korban masih menjadi pekerja harian lepas di kantor kecamatan tempat oknum tersebut bertugas.(*)

Reporter: Rohid Salman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here