Beranda Olahraga Blitar United, Klub Baru Kebanggaan Warga Kota Blitar

Blitar United, Klub Baru Kebanggaan Warga Kota Blitar

BERBAGI
blitar united

AGTVnews.com – Sebuah klub sepakbola baru di Kota Blitar, menjelma menjadi klub kebanggaan. Blitar United nama tim ini, muncul di tahun 2012. Lima tahun berkiprah di jagat sepak bola nasional, Blitar United kini menjelma menjadi tim tangguh.

Awalnya tim ini terlahir dari rasa keprihatinan para pecinta bola Kota Blitar atas minimnya prestasi dari tim Kota Blitar sebelumnya, yakni PSBK Peta. PSBK sudah lebih dulu turun di kompetisi profesional, namun belum ada prestasi yang membanggakan.

Samanhudi Anwar, Walikota Blitar saat ini merupakan salah satu tokoh dibalik kelahiran klub Blitar United. Samanhudi menggandeng Yudi Meira, seorang pengusaha muda di Kota Blitar. Dua orang ini ternyata sama-sama penggila bola.

Samanhudi Anwar merupakan pecinta bola, bahkan dirinya pernah menjadi pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda (IM) yang ada di Kota Blitar. Sedangkan Yudi Meira merupakan pemilik SSB Bima Putra di Kota Blitar.

Pada tahun 2014, Blitar United secara resmi masuk dalam keanggotaan PSSI saat kongres di Hotel Borobudur Jakarta. Kiprah pertama Blitar United dalam pentas nasional adalah ikut Piala Nusantara tahun 2014. Dalam gelaran ini Blitar United masih hanya sebagai peserta.

Pada tahun 2016, mulai ada hasil manis dari tim kebanggaan Kota Blitar ini dimana Blitar United berhasil menjadi juara 2 Liga 3 nasional. Pada tahun 2017, Blitar United berhasil menyabet juara 1 Liga 3 zona Jawa Timur dan lolos 32 besar nasional. Blitar United sukses promosi ke Liga 2 setelah menjuarai kompetisi Liga 3 nasional.

Menjadi tim sepakbola kebanggan Bumi Proklamator, ternyata ada beberapa hal yang luput dari perhatian. Beberapa fakta yang tidak banyak terungkap di publik, diantaranya:

| Baca Juga:  Blitar United Target Tiga Poin Lawan Madura FC

1. Blitar United bukan kejar juara namun eksistensi

Tim sepakbola kebanggaan Kota Blitar ini awalnya bukan untuk mencari juara, namun hanya sebagai bentuk eksistensi sebuah klub sepakbola yang benar-benar milik Kota Blitar. Namun ternyata tim ini justru bisa meraih juara Liga 3 nasional, dan masuk dalam Liga 2 nasional.

2. Tidak ada fans

Blitar United tidak memiliki fans club khusus, karena Samanhudi Anwar, Walikota Blitar tidak ingin fans club ini menjadi pemecah suporter. Seperti diketahui, di Blitar ada 2 klub lain yang sudah tampil lebih dulu yakni PSBI dan PSBK.

Samanhudi menilai, fans club selalu fanatik. Kondisi ini dinilai justru akan memicu adanya aksi anarkis bila melakoni pertandingan, baik di kandang sendiri maupun laga tandang.

3. Hanya sedikit pemain asli Blitar

Setelah berhasil memenangi Liga 3 nasional, pemain Blitar United menjadi warga kehormatan Kota Blitar. Tahukah anda, dari 21 pemain Blitar United, hanya 6 diantaranya yang benar-benar putra Blitar. Meski demikian, seluruh pemain tetap melakukan yang terbaik untuk Kota Blitar.

4. Incar siaran langsung di televisi

Blitar United hanya berangan-angan bisa disiarkan secara langsung saat melakukan pertandingan. Keinginan ini untuk menunjukkan kepada khalayak nasional bahwa Kota Blitar memiliki sebuah klub sepak bola kebangaan. Keinginan ini sudah kesampaian dengan siaran langsung Liga 2 di tvOne saat Blitar United menjamu Madura FC.(*)

Reporter: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here