Beranda Hukum Kriminal Sebelum Gantung Diri Siswi SMP Ini Menulis 10 Surat

Sebelum Gantung Diri Siswi SMP Ini Menulis 10 Surat

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Kasus tewasnya siswi SMP di Kota Blitar akibat gantung diri menjadi perhatian serius sejumlah pihak. Dikabarkan sebelumnya, EPA (16 tahun) tersebut nekat mengakhiri hidupnya secara tragis karena kecewa dengan sitem zonasi untuk masuk ke sekolah favorit yang diinginkannya.

EPA merupakan warga kabupaten Blitar dan sangat ingin masuk ke SMA Favoritnya di wilayah Kota Blitar. Dengan sistem zonasi, maka peluang lintas kabupaten hanya 5 persen saja.

Salah satu teman sekolah EPA di SMP Negeri 1 Kota Blitar, Wulan mengatakan, sebelumnya korban memang sempat mengeluhkan perkara zonasi sekolah. Ia merasa khawatir tak bisa masuk SMA favoritnya meski nilainya bagus karena sistem zonasi tersebut. Namun teman-teman sekelasnya tak menyangka jika hal itu membuat EP nekat mengakhiri hidupnya.

“Memang sempat cerita-cerita jika ia khawatir tidak bisa masuk sekolah favoritnya. Kata dia meski masih ada peluang namun persainganya juga ketat sehingga membuat dia khawatir,” ungkap Wulan, Rabu (30/5/2018).

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasatreskrim Polres Blitar AKP Heri Sugiono mengatakan motif EPA bunuh diri dipastikan bukan semata karena masalah sistem zonasi masuk SMA. Hal ini diketahui berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

| Baca Juga:  Ditemukan, Jasad Siswa SMP Yang Menceburkan Diri Ke Sungai Brantas

Dalam olah TKP itu petugas menemukan sejumlah surat yang ditulis EPA sebelum bunuh diri. Dalam surat yang ditujukan kepada keluarga dan teman-teman EPA itu tak ada satupun yang menyebutkan masalah zonasi.

“Kami temukan 10 lembar surat yang ditulis korban. Dari surat itu tidak ada satupun yang menyebutkan jika korban kecewa dengan sistem zonasi. Bahkan dari keterangan pihak keluarga korban justru sering curhat kepada kakak laki-lakinya, terkait masalah keluarga yang tidak bisa kami jelaskan secara rinci,” jelas AKP Heri Sugiono.

Diberitakan sebelumnya, EPA ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya di jalan Ahmad Yani Kota Blitar oleh pengasuhnya yang tinggal satu kos, Selasa (29/5/2018). Saat awal ditemukan diperkiran EPA kecewa tidak bisa masuk SMA Favoritnya, karena tempat tinggalnya yang ada di wilayah Kabupaten.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here