Beranda Hukum Kriminal KPK Lakukan OTT di Tulungagung dan Blitar

KPK Lakukan OTT di Tulungagung dan Blitar

BERBAGI

AGTVnews.com – Salah satu kepala Dinas di Kabupaten Tulungagung dengan inisial ST dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabarnya penangkapan ini dilakukan usai yang bersangkutan mengikuti kegiatan buka bersama di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung, Rabu malam (6/6/2018).

Menurut salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya, penangkapan kepala dinas tersebut dilakukan oleh 3 orang yang keluar bersamaan dari satu mobil.

“Satu orang perempuan berjilbab dan 2 orang pria berbadan tegap. Terus yang bersangkutan langsung dirangkul dan langsung dibawa masuk ke dalam mobil,” ujar sumber tersebut.

| Baca Juga:  Dihadang Simpatisan PDIP, Panwaslu Batal Copot Bando Peringatan Bulan Bung Karno

Sementara itu secara terpisah Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar yang dihubungi melalui telepon mengatakan, pihaknya memang dimintai bantuan pengamanan personil KPK yang akan bertugas di Tulungagung.

“Memang ada permintaan pengamanan personil KPK, ada sekitar 3 mobil di wilayah Tulungagung” jelas Tofik.

Meski melakukan pengamanan, namun Tofik mengaku sama sekali tidak tahu konteks dan tujuan personil KPK ke Tulungagung. Dirinya hanya menyiapkan personil pengamanan, sesuai perintah yang diterima.

“Tujuannya ke Tulungagung, saya tidak tahu. Saya tahunya hanya dimintai bantuan pengamanan dari tim anti rasuah tersebut,” jelas Kapolres.

| Baca Juga:  Grebeg Pancasila di Blitar Sebagai Wujud Kebhinekaan Bangsa

Sementara itu untuk menguatkan kabar tersebut, tim liputan mencoba masuk ke dalam gedung Dinas Pekerjaan Umum untuk mengambil gambar ruangan kepala dinas. Namun sayang upaya tersebut tidak diperbolehkan oleh petugas jaga atas perintah satpol PP.

Saat dikonfirmasi Kepala Satpol PP Tulungagung, Bagus Kuncoro yang dihubungi lewat telepon mengatakan tidak memberikan ijin untuk mengambil gambar di dalam gedung, dengan alasan keamanan obyek vital pemkab.(*)

Reporter: Firmansyah
Editor  : Linda Kusuma