Beranda Hukum Kriminal Pelihara Satwa Langka, Karyawan Perhutani Diamankan

Pelihara Satwa Langka, Karyawan Perhutani Diamankan

BERBAGI
Merak Hijau peliharaan Agus Budi Sulistyo diamankan Polres Blitar.(ana)

Blitar, AGTVnews.com – Seorang karyawan Perhutani Blitar harus berurusan dengan polisi karena memelihara satwa langka. Dia adalah Agus Budi Sulistyo (43 tahun) warga Kelurahan Kembangarum Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Agus diketahui memelihara 4 ekor merak hijau yang sudah masuk dalam kategori satwa langka dilindungi. Keberadaan burung eksotik ini diketahui saat jajaran Polres Blitar melakukan patroli rutin di sekitar rest area Gunung Betet Kelurahan Kedungbunder Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Rifaldhy Hangga Putra mengatakan, saat berada di rest area gunung betet, petugas menemukan 4 merak hijau tersebut.

“Setelah mencari informasi, petugas mendapati pemilik 4 merak hijau tersebut. Karena pemilik tidak bisa menunjukkan surat izin pemeliharaan merak hijau tersebut, maka kita amankan,” papar Rifaldhy, Senin (25/6/2018).

Selain mengamankan satwa langka ini, pemilik juga diamankan untuk dimintai keterangan. “Sesuai pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati, maka pemilik merak hijau ini terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta,” papar Rifaldhy.

| Baca Juga:  Kapolres Blitar Ingatkan para Botoh, Tidak lakukan Judi Saat Pilkades Serentak

Seperti diketahui, merak hijau (Pavo muticus) adalah salah satu burung dari 3 spesies merak. Seperti burung-burung lainnya yang masuk suku Phasianidae, merak hijau mempunyai bulu yang indah. Bulu-bulunya berwarna hijau keemasan, panjangnya dapat mencapai 300 cm, dengan penutup ekor yang sangat panjang.

Merak hijau merupakan salah satu jenis burung langka yang ada di Indonesia. Merak hijau statusnya dilindungi oleh undang-undang. Perlindungan terhadap jenis burung merak hijau berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No.66/KPTS/Um/2/1973; Keputusan Menteri Kehutanan No.301/ Kpts -II/1991 dan PP No. 7 tahun 1999. Status burung merak hijau berdasarkan IUCN (2007) dikategorikan ke dalam vulnerable (rentan atau rawan punah).

Saat ini Polres Blitar tengah melakukan koordinasi dengan BKSDA Kediri untuk menitipkan empat merak hijau tersebut.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor  : Linda Kusuma

| video rekomendasi untuk anda:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here