Beranda Hukum Kriminal Sejumlah Napi Tidak Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Sejumlah Napi Tidak Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Remisi atau pemberian keringanan masa hukuman bagi narapidana, merupakan suatu hal yang sangat ditunggu-tunggu. Ada beberapa momen yang seringkali digunakan untuk pemberian remisi, salah satunya perayaan Idul Fitri.

Di lapas kelas IIB Tulungagung akan ada 182 narapaidana yang nantinya mendapatkan remisi di Idul Fitri. Menurut kepala lapas kelas IIB Tulungagung Eri Taruna, melalui Kasi Binadik dan Giataja, Dedi Nugroho, Lapas Kelas IIB saat ini dihuni 499 warga binaan, dengan 354 narapidana dan 145 tahanan. Dari total tersebut ada 182 narapidana yang diusulkan mendapat remisi khusus.

“Sesuai data kami ada 499 Warga binaan, kemudian yang diusulkan mendapat remisi 182 sampai sekarang yang sudah disetujui sebanyak 109 orang tapi nanti sisanya menyusul untuk melengkapi kekurangan berkas,” jelas Dedi Nugroho.

Dedi mengatakan, mereka diusulkan untuk mendapat remisi pemotongan masa tahanan yang bermacam macam, mulai dari 15 Hari, 30 hari, 45 hari hingga 60 hari. Bahkan salah satu diantara narapidana tersebut diprediksikan bisa menghirup udara bebas pada saat menerima remisi idul fitri tahun ini.

Diantara 182 narapidana yang diusulkan mendapat remisi tersebut, tidak ada nama 3 napi teroris yang saat ini menghuni lapas kelas 2B Tulungagung.

| Baca Juga:  Tim Anti Bandit, Antisipasi Kejahatan Selama Lebaran

“Kalau napi teroris harus ada satu syarat yang harus dipenuhi, yakni yang bersangkutan harus mengikuti deradikalisasi yang diprogramkan oleh pemerintah. Jika belum mengikuti program tersebut maka dipastikan mereka tidak akan bisa masuk dalam daftar usulan penerima remisi,” tegas Dedi.

Tidak hanya napi teroris, 15 napi kasus tindak pidana korupsi yang saat ini mendekam di Lapas kelas 2B Tulungagung juga tidak masuk dalam daftar usulan penerima remisi. Sebab mereka belum menyelesaikan syarat pengembalian uang hasil korupsinya kepada negara sesuai vonis peradilan.

Narapidana lain yang tidak mendapat remisi diantaranya narapidana kasus narkoba yang divonis lebih dari 5 tahun penjara. Menurut Dedi dari 40 napi kasus narkoba, hanya 4 orang yang masuk dalam usulan daftar penerima remisi.

“Bagi narapidana kasus narkotika dengan vonis lebih dari 5 tahun dan tindak pidana korupsi, untuk bisa masuk dalam daftar usulan penerima remisi, mereka harus bersedia menjadi Justice Colaborator yang akan bekerja sama dengan penegak hukum membongkar kejahatan mereka,” pungkas Dedi.(*)

Reporter: Firmasnyah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here