Beranda Pemerintahan Spanduk Dukungan Terhadap Samanhudi Beredar di Kota Blitar

Spanduk Dukungan Terhadap Samanhudi Beredar di Kota Blitar

BERBAGI

AGTVnews.com – Sejumlah spanduk dukungan terhadap Walikota Blitar, Samanhudi Anwar beredar di Kota Blitar. Spanduk bertuliskan ‘#Save Samanhudi Anwar’ tersebut beredar pasca Samanhudi menjadi tahanan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK).

Spanduk bergambar foto Samanhudi Anwar disertai tulisan “#Save Samanhudi Anwar Walikota Blitar” itu terpasang di beberapa sudut di Kota Blitar. Di bagian bawah juga terdapat tulisan “Suara Rakyat”.

Spanduk-spanduk itu diantaranya terpasang di Jalan Mawar sebanyak dua spanduk. Yakni tepat depan Pasar Legi Kota Blitar dan di pos jaga dekat perlintasan kereta api yang masuk Kelurahan/Kecamatan Sukorejo. Spanduk tersebut juga terpasang di Jalan Dr Wahidin timur Stadion Soeprijadi Kota Blitar.

| Baca Juga:  KPK Geledah Kamar Pribadi Samanhudi

“Gak tau siapa yang memasang, tiba-tiba sudah ada di sana. Dari kemarin sudah ada,” ungkap Agus salah satu warga Sukorejo, Jumat (22/6/2018).

Sementara dikonfirmasi terkait hal ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Blitar mengaku tidak tahu dengan keberadaan spanduk tersebut. Zaenal Efendi, ketua Bidang kehormatan DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mengatakan hal itu tak ada kaitanya dengan partai. “Itu bentuk ekspresi masyarakat, ada yang pro ada yang kontra. Tidak ada hubungannya dengan partai,” jelas Zaenal Efendi.

| Baca Juga:  Anggaran Kelanjutan Pembangunan SMPN 3, Tidak Masuk Dalam APBD Perubahan

Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar ditahan KPK karena dugaan menerima suap dari kontraktor Susilo Prabowo terkait pembangunan SMPN 3 Kota Blitar. Pasca ditahan sejumlah dukungan kepada Samanhudi di Kota Blitar sempat mengalir dari berbagai kalangan.

Sebelumnya, sejumlah abang becak dan pedagang kaki lima juga menggelar doa bersama untuk memberi dukungan pada Samanhudi Anwar. Aksi ini dilakukan karena kebijakan-kebijakan Samanhudi Anwar dianggap berpihak kepada rakyat kecil.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor  : Linda Kusuma

| video rekomendasi untuk anda: