Beranda Pendidikan 12 SMP Negeri di Tulungagung Kekurangan Siswa

12 SMP Negeri di Tulungagung Kekurangan Siswa

BERBAGI

AGTVnews.com – Sebanyak 12 SMP Negeri di Tulungagung tidak dapat memenuhi pagu pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018. Dinas Pendidikan setempat terpaksa memperpanjang masa pendaftaran agar jumlah siswa bisa terpenuhi.

Data yang ada di Dinas Pendidikan Tulungagung, 12 SMP negeri yang belum terpenuhi pagunya sebagian besar merupakan SMP yang ada di wilayah pinggiran. Diantaranya berada di Kecamatan Bandung, Pakel, Besuki, Pagerwojo dan Pucanglaban.

Sementara sejumlah SMP Negeri di wilayah perkotaan yang masih kekurangan siswa diantaranya, SMP Negeri 5 kekurangan 113 siswa dan SMP Negeri 6 kekurangan 38 siswa.

| Baca Juga:  Garam Langka, Produsen Es Puter Kebingungan Bahan Baku

“Masih ada memang yang pagunya belum terpenuhi. Sebagian di sekolah pinggiran tapi di SMP Negeri 5 dan 6 itu juga kekurangan siswa,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto wicaksono, Senin (9/7/2018).

Haryo yang akrab disapa Yoyok ini mengatakan, pada PPDB tahun ini jumlah sekolah yang kekurangan siswa lebih banyak jika dibandingkan tahun kemarin. Pihaknya juga tidak bisa memastikan, penyebab masalah ini.

Diprediksi banyaknya sekolah yang belum memenuhi pagu ini terjadi karena banyak calon peserta didik yang belum mencabut berkasnya ketika tidak diterima di satu sekolah dan belum memindahkannya ke sekolah lain.

| Baca Juga:  Korban Dugaan Keracunan Teh Kemasan, Rawat Jalan

“Saya juga bingung, tidak tahu pada kemana itu siswanya. Apa memilih sekolah swasta, apa ke MTS atau bagaimana? Tapi ada beberapa berkas itu yang masih belum diambil dari sekolah tujuan awal saat mereka tidak diterima,” lanjut Yoyok.

Yoyok menegaskan, untuk memenuhi jumlah pagu yang tersedia maka pihaknya memerintahkan seluruh sekolah yang kekurangan siswa agar membuka lagi pendaftarannya hingga kuota terpenuhi. “Ya dibuka lagi pendaftarannya. Sampai kapan ya sampai terpenuhi semuanya,” pungkas Yoyok.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma