Beranda Politik KPU Tulungagung Belum Terima Laporan Kecurangan Pilkada

KPU Tulungagung Belum Terima Laporan Kecurangan Pilkada

BERBAGI

AGTVnews.com – Adanya beberapa temuan kejanggalan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Tulungagung oleh tim sukses paslon nomor urut 1, ternyata belum diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung. Komisioner KPU Tulungagung Mohammad Fattah Masrun mengatakan, sampai saat ini belum menerima laporan terkait temuan tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan. Kalau penghitungan suara ulang di TPS itu biasa terjadi selama disepakati oleh pihak-pihak yang berwenang. Pihak yang berwenang tersebut diantaranya mulai dari KPPS, Pengawas Pemilu dan Saksi Paslon,” jelas Fattah, Sabtu (30/6/2018).

Menurut Fattah, baik dari tim pemenangan Margiono-Eko maupun dari PPS tingkat desa dan KPPS tingkat TPS selaku penyelenggara pemilu, belum memberikan laporan apapun.

“Nah kalau gambar pin pada kopyah Paslon no 2 yang seperti titik putih, itu bukan kesengajaan ataupun settingan. Kalau diperhatian dalam foto-foto ukuran besar, bisa jelas kelihatan itu merupakan pin dan bukan titik putih,” ujar Fattah.

Sebelumnya, Calon Bupati Tulungagung nomor urut 1 Margiono mencurigai terjadinya kecurangan pada saat Pilkada 27 Juni lalu. Kecurigaan ini muncul setelah melihat temuan selisih suara pada penghitungan suara ulang di salah satu TPS di kelurahan Bago Tulungagung.

| Baca Juga:  Kotak Suara Pilbub Tulungagung Dibuka Paksa

“Ada itu kejanggalan yang saat ini sedang didata oleh tim pemenangan Margiono – Eko. Di salah satu TPS untuk penghitungan suara ulang hasil akhirnya berbeda dengan dengan hasil penghitungan suara pertama,” kata Margiono, Jumat (29/6/2018).

Margiono menambahkan tidak hanya perbedaan tersebut yang jadi temuan, namun juga adanya temuan money politik.

“Kemungkinan ini bisa saja terjadi di TPS lain yang ada di kabupaten Tulungagung, dan mempengaruhi hasil perolehan suara salah satu paslon. Makanya ini masih kami inventarisir temuan-temuan tersebut kemudian kita akan laporkan ke pihak yang berwajib,” tegasnya.

Diketahui dari hitung cepat berdasarkan data KPU pasangan Margiono-Eko prisdianto kalah dibandinkan pasangan calon incumbent Syahri Mulyo- maryoto Bhirowo. Data terakhir yang dibagikan KPU dari hasil hitung cepat, pasangan incumbent Syahri Mulyo – Maryoto Bhirowo unggul 59.8% sedangkan pasangan Margiono – Eko Presdianto memperoleh 40.2% suara.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here