Beranda Hukum Kriminal Macan Agung Tembak 4 Penjahat dalam 2 Minggu

Macan Agung Tembak 4 Penjahat dalam 2 Minggu

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnewas.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Tulungagung, membentuk tim anti bandit berjuluk Macan Agung. Tim ini beranggotakan 10 personil polisi dengan kemampuan melumpuhkan pelaku kejahatan.

Baru 2 minggu dibentuk, tim Macan Agung telah melumpuhkan 4 tersangka pelaku tindak kejahatan di 4 lokasi berbeda. Para pelaku kejahatan ini seluruhnya ditembak di tempat karena melawan saat ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priambodo mengungkapkan, tim anti bandit Macan Agung dibentuk untuk mengantisipasi meningkatnya kejahatan jalanan. Tim diberi wewenang bertindak tegas sesuai prosedur.

“Kita sudah amankan 4 tersangka dari 4 laporan pencurian. Jadi mereka ini 2 orang merupakan pelaku pencurian truk, 1 orang pelaku pembobolan counter handphone dan 1 lagi pelaku pencurian. Semuanya kita lumpuhkan karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan barang bukti,” jelas AKP Mustijat Priambodo, Selasa (10/7/2018).

Tersangka pertama yang berhasil diamankan adalah Hari Setia Budi (39 tahun) warga Desa Kalipang Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Yang bersangkutan diamankan usai memenuhi undangan hajatan saudaranya pada Sabtu (30/6/2018) yang lalu.

Hari ditangkap karena melakukan pencurian satu unit handphone di sekitar kampus STAIN Tulungagung. Modus yang dilakukan dengan menunggu korban lengah saat meletakkan handphone miliknya diatas dashboard motor matic. Pelaku memiliki wilayah operasi Blitar dan Tulungagung.

“Tersangka ini berulang kali melakukan tindak pidana pencurian, kali ini tertangkap karena bukti yang kita kumpulkan mengarah kepada pelaku dan langsung kita lumpuhkan,” ujar Mustijat.

| Baca Juga:  Pemilik Lapak di Food Court Tulungagung Diperiksa Polisi

Tersangka kedua yang berhasil dilumpuhkan adalah Hadi (45 tahun) warga Kota Malang, yang bersangkutan merupakan pelaku pembobolan counter handphone di wilayah Ngantru pada awal bulan Juni yang lalu.

Dihadapan pihak penyidik, tersangka mengaku tidak sendirian dalam menjalankan aksinya, satu rekan tersangka yang merupakan otak dalam tindak kejahatan ini, hingga kini masih buron.

“Tersangka ini naik bus dari Malang kemudian memilih ruko yang kosong, kemudian membobolnya dari belakang dan membawa lari puluhan handphone. Sebagian sudah dijual tapi sebagiannya lagi bisa kami amankan,” lanjutnya.

Kemudian tersangka selanjutnya yang dilumpuhkan oleh tim anti bandit adalah Nanang Triono alias Petra (41 tahun) dan Winarta (40 tahun). Keduanya merupakan warga Desa Pandanrejo Kecamatan Panggak Kabupaten Malang.

Keduanya ditangap usai komplotanya tertangkap lebih dulu oleh Polres Blitar. Komplotan pencuri truk ini beraksi di dua lokasi yakni di Desa Blimbing Kecamatan Rejotangan dan di Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru.

“Keduanya kita lumpuhkan namun masih ada satu lagi rekan korban yang hingga saat ini masih buron. Jadi yang kita tangkap ini bukan otaknya sebab otaknya sudah ditangkap Polres Blitar saat melakukan kejahatan disana,” pungkas Mustijat.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here