Beranda Ekonomi Bisnis Minim Pasokan, Harga Telur Naik 40 Persen

Minim Pasokan, Harga Telur Naik 40 Persen

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Dua minggu terakhir harga telur ayam di Kabupaten Tulungagung terus merangkak naik. Dari kisaran harga Rp 20 ribu per kilogram, saat ini mencapai Rp 27 ribu per kilogram.

“Normalnya Rp 21 ribu, kemarin sempat mencapai Rp 27 ribu sekarang turun lagi di Rp 26 ribu perkilonya,” ujar Hadi, salah satu pedagang telur ayam di pasar Ngemplak Tulungagung, Rabu (11/7/2018).

Menurut Hadi, minimnya pasokan dari peternak ayam petelur menjadi alasan utama kenaikan harga telur. Sementara permintaan masyarakat tidak berkurang.

“Pasokannya berkurang. Biasanya sekali ngirim itu saya dapat kiriman 30 ikat tray. Namun sekarang hanya 9 ikat tray saja, akhirnya ya jualan kaya gini terus nanti sore pasti habis,” lanjut Hadi.

Pedagang telur ini juga heran dengan terjadinya kenaikan ini, mengingat wilayah Kabupaten Tulungagung merupakan sentra peternakan ayam petelur yang menyuplai banyak wilayah di Jawa Timur bahkan di Pulau Jawa.

| Baca Juga:  Kejaksaan Tulunggagung Tahan Pengurus KUD Sri Wigati

Hadi mengakui sejak beberapa minggu ini ada permintaan tidak biasa dari sejumlah kota besar yang ada di Indonesia, seperti Bandung dan Jakarta. Jika biasanya penjual di kota besar tidak bersedia diberikan kiriman telur dengan kualitas dibawah nomer 1 dengan bentuk yang tidak bagus, namun kali ini mereka menerima semua jenis telur.

“Biasanya yang di Jakarta itu dikasih yang agak jelek gitu nolak-nolak. Lha sekarang kok malah mau, yang di Bandung, Kalimantan juga gitu. Saya kok ngira karena ada sea games itu lo jadi permintaan meningkat dan barang dikirim kesana semua,” pungkasnya.

Hadi memperkirakan, harga telur akan kembali stabil setelah perhelatan olahraga tersebut selesai digelar.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here