Beranda Politik Penolakan Saksi Gus Ipul-Puti Tidak Ditanggapi KPU

Penolakan Saksi Gus Ipul-Puti Tidak Ditanggapi KPU

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Penolakan tanda tangan saksi pasangan calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dalam rekapitulasi tingkat Kabupaten Tulungagung, ditanggapi dingin pihak KPU.

Ketua KPU Propinsi Jawa Timur, Eko Sasmito menyatakan, penolakan tanda tangan saksi merupakan hal yang wajar dalam rekapitulasi suara. Sebab jika ditemukan ketidaksesuaian data maupun kesalahan data dalam rekapitulasi, bisa dilakukan pembetulan dengan menggunakan data yang valid.

“Ini kan proses rekap tentu ada yang sepakat dan tidak. Kalau misal ditemukan kesalaham ya silahkan dibetulkan tentu dengan data yang valid,” ujar Eko Sasmito, saat memantau langsung jalannya Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten oleh KPU Tulungagung, Rabu (4/7/2018).

Eko mengatakan, selama ada data valid yang disampaikan oleh pihak yang tidak menerima hasil yang telah dibacakan dalam rekapitulasi, maka bisa dilakukan pembetulan dan pencocokan. Namun jika data yang diajukan oleh saksi maupun pihak lain tidak valid maka KPU berhak untuk menolaknya.

| Baca Juga:  Gus Ipul Akan Berkantor di Madura Jika Terpilih

“Jika data yang diajukan untuk pembetulan itu tidak valid maka KPU boleh memolaknya, mereka juga boleh mengajukan keberatan jika usulan pembetulan tidak diterima oleh KPU melalui formulir DB2,” lanjut Eko.

Masih menurut Eko, kejadian pada rapat pleno terbuka rekapitulasi oleh KPU Tulungagung tingkat kabupaten, dimana saksi paslon Gus Ipul – Puti menolak menandatangani hasil rekapitulasi, tidak akan mengubah hasil rekapitulasi dan hasil penghitungannya tetap sah secara hukum.

“Tanpa ketiadaan tanda tangan itu berita acara rekapitulasi tetap sah” tegasnya. Sehingga tidak perlu adanya rekapitulasi ulang, ataupun penundaan penetapan walaupun salah satu saksi paslon enggan menandatangani hasilnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here