Beranda Hukum Kriminal Polres Tulungagung Siapkan Layanan SIM Bagi Difabel

Polres Tulungagung Siapkan Layanan SIM Bagi Difabel

BERBAGI

AGTVnews.com – Surat Ijin Mengemudi (SIM) wajib dimiliki seluruh pengendara bermotor, tidak terkecuali penyandang difabel. Untuk memenuhi hak penyandang difabilitas ini, Polres Tulungagung menyediakan loket khusus.

“Alhamdulillah gampang sudah punya SIM sekarang, dulu juga sudah punya tapi sekarang kan ada SIM D khusus Difabel,” ucap Munjiyar, salah satu pengguna layanan SIM D, Selasa (10/7/2018).

Mujiyar sehari-hari merupakan tukang servis dan juga jual beli handphone. Setiap hari dirinya selalu menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi. Dengan selalu berkendaraan, Munjiyar memerlukan SIM khusus untuk difabel guna menunjang kelengkapannya saat berkendara.

Sementara itu menurut Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Wisnu Setyawan, tidak ada perlakuan spesial maupun hari khusus yang disiapkan bagi difabel untuk mendapatkan SIM D. Yang bersangkutan bisa setiap hari dilayani di Satpas SIM.

Namun untuk mempermudah pelayanannya, pihaknya telah menyiapkan satu loket yang dipersiapkan untuk memudahkan difabel saat mengurus permohonan SIM.

| Baca Juga:  Kepergok, Pencuri Aniaya Korban Hingga Luka Serius

“Setiap hari boleh mengurus kapan saja. Tidak ada perlakuan khusus namun kita siapkan loket khusus yang lebih mudah,” ujar Wisnu.

Sama seperti pemohon SIM lainnya, mereka yang mengurus perpanjangan maupun penerbitan SIM akan mengikuti serangkaian tes, mulai dari pemeriksaan adminsitrasi, foto, kemudian ujian tertulis dan yang terakhir adalah ujian praktek.

Untuk ujian praktek, pihaknya mengutamakan unsur kemampuan yang bersangkutan dalam melewati halang rintang lintasan yang zigzag dan kemampuan untuk melakukan pengereman.

Jika sudah melewati tes tersebut dengan baik, maka pemohon bisa memperoleh SIM jenis D, saat itu juga. Untuk SIM D ini bisa digunakan bagi kaum difabel saat mereka mengendarai kendaraan roda dua, tiga maupun roda empat.

“Mudah untuk mendapatkan SIM D, paling butuh waktu maksimal 60 menit, sampai saat ini rata-rata setiap tahunnya kita menerbitkan 30 pemohon,” pungkas Wisnu.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here