Beranda Ekonomi Bisnis Agar Tampil Cantik dan Dilirik, Hewan Kurban pun Butuh salon

Agar Tampil Cantik dan Dilirik, Hewan Kurban pun Butuh salon

BERBAGI

AGTVnews.com – Tampil cantik dan menarik ternyata juga dilakukan untuk hewan kurban. Sapi dan kambing ikut menjalani perawatan agar saat dilihat pembeli terlihat cantik, segar dan menarik. Peluang inilah yang kemudian dilakoni Sugeng, membuka usaha salon untuk sapi di pasar hewan Beji Kabupaten Tulungagung.

Ternyata usaha salon ini banyak dicari para pedagang sapi. Para pedagang ini berharap setelah kuku dan tanduk sapi dagangan mereka diperindah maka sapi tersebut akan cepat laku.

Berbekal gergaji besi untuk memotong tanduk, sabit yang didesain khusus, tatah besi dan kikir, salon ini bisa melayani 20 hingga 30 ekor sapi setiap harinya. Sabit yang didesain khusus ini digunakan untuk memperhalus dan membentuk tanduk sapi.

| Baca Juga:  Jelang Imlek, Warga Tionghoa Mandikan Patung Dewa

“sehari bisa dapat sekitar 10 ekor sapi. Tergantung kondisinya juga kalau musim kurban makin ramai,” ujar Sugeng ditemui reporter AGTVnews.com kemarin.

Sugeng bekerja membuka salon hewan bersama kakak ipar dan ayahnya. Tarif salon yang diberikan untuk pelanggannya tidaklah mahal tergantung perawatan yang dilakukan. “Tarifnya kalau tanduk saja Rp 20 ribu, kalau sama kuku kaki Rp 40 ribu,” jelasnya.

Tidak ada trik khusus atau rahasia tertentu untuk membuat sapi yang sedang dirawat tersebut mau dan nurut dengan perintahnya. Sugeng hanya mengandalkan insting dan feeling, agar sapi tidak mengamuk saat dipotong tanduk maupun kukunya. “Tidak ada rahasianya, pokoknya tidak sakit, sapinya pasti manut,” ucapnya.

| Baca Juga:  Tradisi Sholawat dan Tebar Koin Warnai Milad Nabi Muhammad SAW

Sementara itu Rudi, salah satu pelanggan salon sapi mengakui, tidak mudah menjual sapi yang tanduknya terlalu panjang sehingga perlu dirapikan lewat salon sapi. “Yang beli biasanya kan petani, jadi kalau tanduknya panjang itu petani jarang suka, makanya disalonkan” ucapnya.

Dalam satu hari, bila kondisi ramai, setidaknya Sugeng bisa mengantongi uang Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribuan. Terlebih bila mendekati musim kurban seperti saat ini, maka akan Sugeng akan lebih banyak melayani pelanggan.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here