Beranda Hukum Kriminal Butuh Uang Untuk Nikah, Tukang Bakso Ini Rampas HP

Butuh Uang Untuk Nikah, Tukang Bakso Ini Rampas HP

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Dua orang pekerja warung bakso di Tulungagung diamankan unit Reskrim Polsek Boyolangu Resort Tulungagung. Keduanya ditangkap warga karena nekat merampas hp milik Refanda Aris (16 tahun) seorang pelajar asal Pagerwojo Tulungagung.

Kedua pelaku pencurian tersebut, Mohammad Fatoni (18 tahun) warga desa Pojok Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung, dan rekan kerjanya di warung bakso, Mohammad Lukman Hakim (21 tahun) warga kecamatan Mojoroto Kediri.

Menurut salah satu pelaku, Fatoni, niatnya untuk mencuri muncul setelah melihat postingan korban di salah satu grup jual beli online di Tulungagung. Keduanya kemudian berjanji untuk melakukan transaksi jual beli di jalan Dusun Kalituri Desa Waung Kecamatan Boyolangu, pada Kamis pukul 23.00.

“Taunya lewat postingan di forum jual beli kemudian COD di Waung jam 11 malam,” ujar Fatoni yang merupakan otak tindak pencurian ini.

| Baca Juga:  Sopir Mengantuk, Penyebab Dua Kecelakaan Ini

Sesampainya di lokasi, Fatoni mengaku sempat ngobrol sebentar dengan korban, dan meminta korban menghapus beberapa file di dalam handphone tersebut. Saat korban lengah, dirinya langsung merebut handphone tersebut dan lari ke arah selatan menuju desa Bono.

“Terus saya ambil bawa lari, satu temen saya kan diatas motor langsung bawa lari,” ucap Fatoni.

Fatoni mengaku aksi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ijab kabulnya dengan pacarnya yang dilaksanakan pada hari ini, Jumat (24/8/2018).

Sementara itu Kapolsek Boyolangu, AKP Puji Widodo mengatakan, usai dikejar oleh korban hingga 3 kilometer dari lokasi kejadian, akhirnya tersangka menyerah. Namun saat akan ditangkap oleh korban, tersangka malah teriak-teriak mengaku dibegal hingga membangunkan warga sekitar.

| Baca Juga:  Tiga Napi Teroris di Tulungagung Mendapat Perhatian Khusus

“Korban ini langsung ngejar pelaku ke arah desa Bono sampai kena. Nah tersangka pas ditangkap korban, malah teriak-teriak begal. Teriakan ini membangunkan warga, dan mengamankan mereka bertiga,” tutur Kapolsek.

Saat diamankan warga inilah, pelaku akhirnya mengaku dan diserahkan ke pihak polisi. Lebih lanjut Kapolsek mengatakan kendati hari ini korban akan menjalankan prosesi akad nikah namun tetap saja yang bersangkutan akan tetap ditahan atas perbuatannya.

“Tersangka ini ditahan karena melanggar pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun. Untuk akad nikahnya silahkan, jika mau dilaksanakan di Mapolsek,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma