Beranda Peristiwa Pembobolan Gudang Beras, Polisi Kantongi Bukti

Pembobolan Gudang Beras, Polisi Kantongi Bukti

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Petugas Kepolisian Sektor Kalangbret dan Tim inafis Polres Tulungagung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan kasus pencurian di penggilingan padi Maju Jadi milik Misirah, di Desa Mojosari Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung, Selasa (14/8/2018).

Kasi Humas Polsek Kalangbret, Aiptu Mukayan menjelaskan, dari hasil olah tkp petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa gembok pintu yang dirusak oleh pelaku, 2 plastik sak beras, serta dua bungkus bekas rokok yang diduga milik pelaku.

“Kami amankan gembok yang dirusak dengan jalan digunting bukan digergaji. Kemudian dua bungkus rokok milik pelaku. Dugaan ini muncul karena berdasarkan keterangan saksi dan pemilik gudang, tidak ada karyawannya yang menjadi penikmat rokok jenis tersebut,” ujar Aiptu Mukayan.

| Baca Juga:  Bawa Kayu Milik Perkebunan, Tiga Warga Diamankan

Mukayan mengatakan, selain mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian, pihaknya juga telah melakukan pemetaan prediksi jalan keluar masuk akses pelaku pembobolan.

Diduga pelaku masuk dengan merusak 2 kunci di pintu pagar. Kemudian membuka pintu depan untuk memindahkan sak berisi beras ke dalam kendaraan yang telah dipersiapkan. Untuk mempercepat proses pengangkutan, pelaku juga merusak kunci pintu belakang untuk memindahkan sak beras yang ada di dekat pintu belakang.

“Pelaku masuk dan keluar melalui pintu yang sama, pintu depan dan belakang sama-sama dibuka untuk mempercepat proses pengangkutan sak beras di gudang tersebut. Total jumlah sak beras yang dibawa pelaku sebanyak 30 buah, terdiri dari sak beras yang ada di samping pintu depan dan tumpukan sak beras yang ada di kiri kanan pintu belakang,” jelasnya.

| Baca Juga:  Curi Bantalan Rel, Enam Pelaku Diamankan Polisi

Diperkirakan pelaku tidak bekerja sendirian, bahkan dilakukan dengan 2 sampai 3 atau bahkan lebih orang yang ikut membantu pencurian. “Pelaku bisa 2 sampai 3 orang atau lebih dan diprediksi beraksi sekitar pukul 01.00 atau 02.00 dinihari saat kondisi masih sepi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma