Beranda Wisata Hiburan Pinka Lembu Peteng, Pusat Kuliner Baru di Tulungagung

Pinka Lembu Peteng, Pusat Kuliner Baru di Tulungagung

BERBAGI
tulungagung hari ini

AGTVnews.com – Pinka Lembu Peteng adalah istilah untuk pusat kuliner terbaru di wilayah Tulungagung. Pinka merupakan sebutan untuk istilah ‘pinggiran kali’. Meski berada di pinggiran kali Ngrowo, namun tempat kuliner ini banyak menjadi jujugan masyarakat.

Meski baru diresmikan, namun sebenarnya para pedagang panganan ini, sudah memulai usaha mereka sejak 2009 lalu. Para pedagang ini adalah pedagang di alon-alon Tulungagung yang terkena relokasi ke Pujasera Pasar Ngemplak.

Menurut Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono, yang sejak awal membidani lahirnya perkumpulan pedagang di Pinka Kali Ngrowo, pedagang ini memilih lokasi di sini karena lokasinya strategis.

“Pedagang ini sudah ada di sini sejak tahun 2009, tentu kita masih ingat pengalihan pedagang alon-alon ke Pasar Ngemplak. Tidak semuanya bisa berjualan di sana, akhirnya sebagian memilih di pinggir kali ini,” jelasnya, Sabtu (4/8/2018).

Beragam Fasilitas Mulai Ditambahkan

Pinka Lembu Peteng saat ini semakin semarak dengan adanya tambahan pendestrian dari pemerintah pusat pada tahun 2017 lalu. Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga melengkapi tempat ini dengan beberapa spot untuk swafoto. Berbagai spot foto ini menjadi magnet bagi masyarakat. Mereka mengabadikan keberadaan mereka dan mengunggahnya dalam media sosial dengan sebutan Pinka Lembut Peteng.

“Sekarang seperti ini ramainya. Kalau jumlah pedagangnya mulai dari yang besar sampai kecil, ya terdata maupun tidak, ada sampai 100 orang. Akhirnya banyak yang berjualan disini. Alhamdulillah perekomian meningkat, harga tanah disini juga meningkat 3 kali lipat,” jelas Supriyono.

Awalnya, Pinka ini hanya diisi pedagang kaki lima lesehan. Kebanyakan mereka menyediakan menu sederhana seperti warung kopi, nasi goreng, sate ayam hingga jajanan tradisional. Namun saat ini, Pinka mulai diramaikan oleh pedagang dengan warung yang telah memiliki konsep dengan sasaran anak muda dan pekerja kantoran.

“Kalau malam minggu, lokasi ini macet lo. Maka pemkab perlu memikirkan jalan keluarnya agar wisata kuliner di Pinka Lembu Peteng ini bisa tetap ada dan warga juga terangkat ekonominya,” imbuh Supriyono.

| Baca Juga:  Asyik Blitar Punya Gedung Bioskop Lagi, Ini Tarifnya

Supriyono mengakui, Pemkab memiliki peran untuk mengembangkan kawasan ini, maka kedepan pihaknya bakal menambahkan fasilitas MCK dan Mushola serta area parkir di sisi sebelah barat sungai. Diharapkan penambahan fasilitas ini semakin menambah kenyamanan pengunjung.

Upaya yang dilakukan pemkab dan DPRD lainnya adalah dengan melakukan lobi terhadap Kementerian Pekerjaan Umum untuk menambah fasilitas bendung gerak dan berbagai macam sarana untuk menghidupkan kali Ngrowo dengan aneka permainan untuk menarik minat pengunjung.

“Ini kita sedang merayu PU untuk bersedia menambah fasilitas perahu-perahunan, bendung gerak. Terus di bagian barat sungai digunakan sebagai lokasi parkir dan kita libatkan masyarakat agar berperan dalam menjaga lokasi ini,” jelasnya.

Cocok untuk Wisata Keluarga

Selain ramai menjadi perbincangan warganet, Pinka juga sudah menjadi lokasi tujuan warga dari luar Kabupaten Tulungagung. Kondisi ini karena akses jalan menuju Pinka sangat mudah apalagi terletak di pinggir jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek.

Pinka tidak hanya cocok untuk anak muda saja. Lokasi dengan pemandangan lampu mengarah ke sungai ini, bisa menjadi referensi wisata keluarga. Apalagi saat ini banyak pelapak yang menyewakan permainan anak, mulai dari pemancingan ikan untuk anak anak, kereta mini hingga odong-odong.

“Dulu mas tahun 70an sini selalu banjir, kemudian tahun 80-90 an mulai tidak banjir tapi ya jalannya berlubang campur debu. Malam ndak ada yang lewat, tapi sekarang kok ramai seperti ini. Mungkin ya cocok dengan penyebutan orang tua dulu, kalau sini kelurahan Kutoanyar akhirnya beneran menjadi kota baru,” ucap Minto, warga sekitar.

Anda yang penasaran dengan penampakan lembu peteng di malam hari, silahkan saja mencoba datang dan menikmati panorama malam yang ditawarkan.(*).

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here