Beranda Hukum Kriminal Rumah Ketua DPRD Tulungagung dan Maryoto Bhirowo Digeledah KPK

Rumah Ketua DPRD Tulungagung dan Maryoto Bhirowo Digeledah KPK

BERBAGI

AGTVnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan di wilayah Tulungagung. Setelah sebelumnya Badan Pertanahan Nasional (BPN) diperiksa terkait aset yang dimiliki Bupati terpilih Syahri Mulyo. Kini giliran rumah Ketua DPRD Tulungagung, Supriono dan juga rumah wakil bupati terpilih Maryoto Bhirowo yang diperiksa.

Rumah pertama yang digeledah adalah rumah milik Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono di desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru Tulungagung. Dari pemeriksaan yang dilakukan belum ada pihak yang bisa memberikan kejelasan mengenai peran Supriyono dalam dugaan kasus suap yang disangkakan KPK kepada Syahri Mulyo.

Penyidik KPK melakukan penggeledahan sejak pukul 11.00 wib hingga pukul 13.00 wib. Penggeledahan dilakukan dengan didampingi adik Supriyono serta kepala desa setempat. Sedangkan Supriyono saat ini masih berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji.

| Baca Juga:  Dewan Pertanyakan Seragam Gratis Bagi Siswa di Tulungagung

Menurut salah satu saksi mata penggeledahan, Sunar, ada 5 orang penyidik KPK yang bekerja selama 2 jam dirumah tersebut. Mereka melakukan penggeledahan di 2 ruangan, namun ruangan mana saja, Sunar enggan menyebutkan. “Ada tadi dua ruangan yang dilihat-lihat tim,” ujar Sunar singkat.

Sunar mengatakan, tidak ada berkas maupun dokumen milik Supriyono yang dibawa oleh KPK. Satu satu buah koper yang dibawa oleh KPK merupakan koper yang berisi perlengkapan penyidikan dan rompi milik penyidik KPK. “Ndak ada yang dibawa, semua isinya koper ya rompi dan pakaiannya mereka,” lanjutnya.

| Baca Juga:  Ditetapkan Tersangka KPK, Ketua DPRD Tulungagung Tidak Nampak di Kantornya

Sementara itu berdasarkan pantauan tim liputan, selain menggeledah rumah Supriyono. Penyidik KPK juga menggeledah rumah Wakil Bupati terpilih, Maryoto Bhirowo yang ada di jalan Karangrejo, kecamatan Karangrejo Tulungagung. Penggeledahan berlangsung tertutup selama lebih kurang 2 jam.

Dari penggeledahan tersebut KPK membawa pergi 2 koper, namun belum ada pihak yang memberikan penjelasan mengenai isi dari koper tersebut.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma