Beranda Peristiwa Sopir Mengantuk, Penyebab Dua Kecelakaan Ini

Sopir Mengantuk, Penyebab Dua Kecelakaan Ini

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Sopir mengantuk seringkali menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan di jalan raya. Di Tulungagung, dua kecelakaan terjadi di tempat yang berbeda akibat kondisi sopir yang mengantuk. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi ruas jalan Pahlawan Desa Ketanon dan di Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru, Jumat dinihari (24/8/2018).

Kasi Humas Polsek Kedungwaru, Aiptu Muhaji mengatakan, kecelakaan pertama, terjadi di jalan Pahlawan masuk desa Rejoagung pada pukul 01.00 wib. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil boks dengan nomor polisi S 9815 W yang dikemudikan oleh Hariwan Dwiananto (23 tahun) warga kota Batu Malang. Kecelakaan terjadi akibat sopir yang mengantuk.

Diketahui mobil boks yang membawa kue dan snack tersebut melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Surabaya. Saat berada sekitar 200 meter di sebelah utara SPBU Rejoagung tiba tiba kendaraan oleng dan menabrak pohon hingga kendaraan terbalik.

| Baca Juga:  Terjatuh dari Boncengan, Istri Tewas Terlindas Truk

“Beruntung tidak ada korban jiwa, pengemudi mengalami luka pada bagian wajah sedangkan barang bawaanya ada sebagian yang rusak karena boks ringsek,” ujar Aiptu Muhaji, Jumat (24/8/2018).

Muhaji menambahkan, pada sekitar pukul 03.15 wib, kembali terjadi kecelakaan tunggal akibat sopir mengantuk. kecelakaan tersebut terjadi di jalan Pahlawan yang masuk desa Ketanon. Berdasarkan hasil olah TKP pihak kepolisian, kecelakaan tersebut melibatkan mini bus dengan nomor polisi W 1351 SC yang dikemudikan Mulyadi (59 tahun) warga Kota Surabaya.

Sopir yang mengantuk tidak bisa mengendalikan laju kendaraanya hingga akhirnya menabrak pohon yang ada di pinggir jalan. “Yang kedua ini karena sopir juga  mengantuk hingga kendaraanya menabrak pohon sampai roboh. Sama seperti yang terjadi sebelumnya sama-sama mengantuk,” ucap Muhaji.

| Baca Juga:  Pejabat Pemkot Blitar Terlibat Kecelakaan di Tulungagung

Mobil berpenumpang 7 orang itu, membawa ibu-ibu yang akan berangkat takziah ke wilayah Ngunut ini melaju dengan kecepatan tinggi ke arah selatan. Setibanya di depan Masjid Baiturrohman Kedungwaru, kendaraan sempat oleng hingga 50 meter kemudian menabrak pohon dan terguling.

“Jadi isinya 7 orang penumpang dan 1 sopir, tujuan ke Ngunut untuk takziah ke rumah kerabatnya. Namun karena kejadian ini akhirnya korban diberi perawatan terlebih dahulu,” jelas Muhaji. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, 5 orang penumpang mengalami luka serius pada bagian kaki, sedangkan 3 lainnya mengalami luka ringan. Saat ini seluruh korban dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma