Beranda Pemerintahan Syahri Tetap Dilantik Sebagai Bupati Terpilih

Syahri Tetap Dilantik Sebagai Bupati Terpilih

BERBAGI
Eva Kusuma Sundari (foto: Firmanto Imansyah)

Tulungagung, AGTVnews.com – Syahri Mulyo, telah ditetapkan Komisi pemilihan Umum sebagai Bupati terpilih periode 2019-2024. Namun yang menjadi kendala saat ini adalah, kondisi status Syahri sebagai tersangka dan ditahan KPK. Untuk pelantikan ada beberapa skenario yang dijalankan, salah satunya meminjam Sayhri Mulyo untuk menjalani pelantikan.

Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari mengatakan, pelantikan bakal dihadiri oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dan dilaksanakan di Gedung Grahadi Surabaya. Meski skenario ini awalnya diragukan, mekanismenya Syahri Mulyo yang saat ini ditahan di KPK akan diberikan izin untuk mengikuti pelantikan.

“Pelantikan di provinsi, nanti akan dipinjamkan oleh KPK, bisa seperti itu,” ujar Eva memberi kemungkinan, Senin (13/8/2018) di Tulungagung.

| Baca Juga:  Pendaftaran Terakhir Paslon Hanung-Bima Ke KPU Nganjuk

Anggota Komisi 11 DPR RI ini menegaskan, hal tersebut sudah dibahas dengan pihak-pihak terkait dan keputusannya sudah bisa dipastikan. Pihaknya yakin KPK akan memberikan izin untuk pelaksanaan pelantikan tersebut. “Yakin saya bisa dipinjamkan, nanti setelah pelantikan ya kembali kesana,” lanjutnya.

Eva menambahkan usai dilantik Syahri Mulyo akan kembali menjalani proses hukum dan statusnya menjadi Bupati Non Aktif hingga adanya keputusan tetap dari pengadilan atas kasus yang menjeratnya.

“Usai dilantik, ya statusnya bupati non aktif, tidak bisa ada penggantian tidak bisa sampai inkracht putusannya,” jelasnya.

Kondisi ini berarti selama belum ada putusan hukum yang tetap dari pengadilan, maka tidak akan ada proses penggantian Bupati. Syahri Mulyo akan tetap menjadi Bupati dengan status non aktif, sementara wakil bupati akan dijabat oleh Maryoto Bhirowo.

| Baca Juga:  KPU Tulungagung Rilis Surat Suara Pilbub

Sebelumnya ada beberapa skenario yang dijalankan, yakni pelantikan yang akan dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri, mengingat status Syahri Mulyo sebagai tersangka dan sedang menjalani penahanan oleh KPK.

Sementara skenario lainnya Syahri Mulyo bakal dilantik di Jakarta bersama dengan Wakil Bupati terpilih Maryoto Bhirowo. Kemudian muncul juga skenario bahwa pelantikan bakal dilakukan tanpa kehadiran yang bersangkutan mengingat saat ini masih menjalani proses hukum di KPK.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Linda Kusuma