Beranda Pemerintahan Asuransi Nelayan di Tulungagung Sepi Peminat

Asuransi Nelayan di Tulungagung Sepi Peminat

BERBAGI

AGTVnews.com – Meskipun bekerja penuh risiko, namun nelayan di Tulungagung masih enggan mengikuti program Asuransi Nelayan. Data Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, sampai September ini hanya 250 nelayan yang mendaftar.

Kepala Dinas Perikanan Tulungagung, Tatang Suhartono mengakui minimnya minat nelayan untuk bergabung dalam asuransi. Padahal Asuransi Nelayan ini sangat berguna demi menjaga jiwa saat di laut maupun di darat.

“Sampai saat ini jumlah nelayan yang terdaftar dalam Asuransi Nelayan ada kisaran 250 orang dari total 4000 nelayan laut dan darat yang ada di Tulungagung. Kita akan terus proses untuk menambah jumlahnya,” Ujar Tatang Suhartono, Rabu (12/9/2018).

Tatang mengatakan, teknis keikutsertaan nelayan dalam Asuransi Nelayan sebenarnya sangat menguntungkan. Sebab pada tahun pertama mereka akan disubsidi oleh pemerintah sedangkan untuk tahun berikutinya mandiri dengan membayar premi sebesar Rp 175 ribu pertahun.

“Jadi tahun 2017 itu ada 800 orang yang ikut, karena mereka preminya disubsidi pemerintah. Namun untuk tahun 2018 ini waktunya perpanjangan belum ada satupun yang memperbaruainya,” jelas Tatang.

| Baca Juga:  Penggilingan Tebu di Tulungagung Ludes Terbakar

Tatang menegaskan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menyampaikan informasi ini kepada nelayan namun nampaknya penambahan jumlah pesertanya juga tidak signifikan.

Pihak Dinas Perikanan selaku penanggung jawab program tersebut menduga minimnya minat nelayan untuk ikut asuransi karena jarang terjadi kecelakaan laut yang sampai ada korban jiwa.

“Jumlah klaim asuransi pada tahun 2017 memang hanya satu orang. Jauh jika dibandingkan dengan Trenggelek misalnya yang sampai 16 klaim,” ujarnya.

Kendati jumlah klaim asuransi nelayan di Tulungagung tidak banyak, Tatang mengingatkan upaya pencegahan untuk meminimalkan potensi kerugian akibat kecelakaan, perlu dimiliki oleh masing-masing nelayan. “Tapi tetap saja kecelakaan bisa kapan saja terjadinya,” pungkas Tatang.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here