Beranda Hukum Kriminal Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara, Mantan Sekretaris Satpol PP Kembalikan Uang...

Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara, Mantan Sekretaris Satpol PP Kembalikan Uang Hasil Korupsi

BERBAGI

Tulungagung,AGTVnews.com – Kasus tindak pidana korupsi yang menyeret mantan sekretaris Satpol PP Tulungagung, Asaf Doswara telah memiliki ketetapan hukum yang tetap. Setelah 7 hari usai pembacaan putusan oleh majelis hakim tidak ada pihak yang mengajukan upaya hukum atas putusan tersebut.

Pihak terdakwa yang diwakili kuasa hukumnya memilih menerima putusan majelis hakim. Sementara itu Jaksa Penuntut Umum juga melakukan tindakan yang sama kendati vonis yang diterima Asaf Doswara dibawah tuntutan yang diajukan.

Dalam Putusan tersebut dijelaskan bahwa Asaf Doswara terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan mesin pencacah plastik dan pengadaan lampu bertenaga surya pada tahun 2015.

Menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung, Rahmat Hidayat, Asaf selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proyek tersebut divonis hukuman penjara selama 1 Tahun 8 bulan dan denda 50 juta rupiah subsider 1 bulan kurungan penjara.

Vonis yang dijatuhkan lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut Asaf hukuman penjara 2 tahun 6 bulan. “Dalam putusan tersebut Asaf Doswara terbuki bersalah dan divonis dengan hukuman penjara 1 tahun 8 bulan dan denda 50 juta rupiah subsider 1 bulan penjara,” ujar Rahmat Hidayat, Jumat (14/9/2018).

Rahmat mengatakan, pihaknya selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak mengajukan banding atas putusan tersebut sebab putusan yang ditetapkan majelis hakim sudah melebihi 2/3 dari tuntutan yang diajukan oleh JPU.

Selain itu selama mengikuti proses eksekusi penahanan pada Desember tahun 2017 yang lalu kemudian dilanjutkan dengan Persidangan, terpidana Asaf Doswara sangat kooperatif dan tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan.

Bahkan sebelum sidang putusan, yang bersangkutan sudah mengembalikan uang hasil tindak pidana korupsi yang dia lakukan sebesar  Rp 100 juta.

Kemudian usai putusan dibacakan, yang bersangkutan melunasi kerugian negara yang dia sebabkan dengan mengembalikan lebih dari Rp 54 juta dan ditambah lagi Rp 50 juta yang tertuang dalam putusan.

“Jadi kerugian negara itu mencapai  Rp 154.553.100, Pak Asaf ini sudah mengembalikan semuanya, Rp 100 juta dikembalikan saat proses persidangan masih berlangsung dan sisanya dikembalikan usai putusan dibacakan bahkan R50 juta yang masuk dalam vonis juga sudah dibayar,” pungkasnya.

Kini  Asaf Doswara langsung dieksekusi untuk ditahan di Lapas kelas 2B Tulungagung.(*)

Reporter: Firmanto Imanysah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here