Beranda Pemerintahan Kawasan Pantai Selatan Tulungagung Masuk Endemis Malaria

Kawasan Pantai Selatan Tulungagung Masuk Endemis Malaria

BERBAGI

AGTVnews.com – Sejumlah kawasan pesisir pantai selatan di Kabupaten Tulungagung masuk dalam wilayah kategori endemis penyakit Malaria. Kawasan pantai tersebut diantaranya Popoh, Sidem dan Gemah di Kecamatan Besuki dan Sine di Kecamatan Kalidawir.

Kasi P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka P mengatakan, wilayah pantai dengan air payau merupakan tempat favorit berkembangnya vector nyamuk Anopheles betina yang membawa kuman malaria.

“Wilayah endemisnya memang di pantai-pantai, karena vector nyamuk pembawa malaria ini tumbuh dan berkembang di air payau,” ujar Didik, Kamis (6/9/2018).

Sejauh ini pihaknya telah membagikan lebih dari 5000 kelambu ber-insektisida yang dipasang di masing-masing tempat tidur masyarakat pesisir. Fungsinya adalah mematikan nyamuk yang menerobos kelambu tersebut.

| Baca Juga:  Operasi Pasar Cabai Rawit

Selain itu pihaknya juga memerintahkan petugas pemantau jentik untuk aktif melaporkan jika menemukan genangan air payau di sekitar pemukiman masyarakat.

“Kelambu insektisida ini masa berlakunya 3 sampai 5 tahun. Cukup efektif untuk mencegah nyamuk berkembang biak di pemukiman,” lanjutnya.

Didik menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinkes Tulungagung, hingga September tahun 2018 ini telah ditemukan 25 kasus malaria di Tulungagung. Namun tidak ada yang menyebabkan kematian.

Kematian karena kasus malaria ditemukan tahun 2017 yang lalu, namun jumlahnya sangat sedikit yakni 1 kasus dari 25 temuan kasus sepanjang tahun 2017 yang lalu.

Didik mengakui, dari tahun ke tahun memang masih ditemukan kasus malaria. Namun setelah dilakukan pendalaman, pasien ini diduga mengalami gigitan nyamuk saat masih ada di perantauan, seperti Papua.

| Baca Juga:  Karaoke di Tulungagung Wajib Tutup Selama Ramadan

Namun pihaknya enggan jumawa dan meminta masyarakat serta tenaga medis untuk melaporkan jika menemukan adanya pasien di masing-masing wilayah.

Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan plasmodium, yaitu makluk hidup bersel satu yang termasuk ke dalam kelompok protozoa. Malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang mengandung plasmodium di dalamnya.

Plasmodium yang terbawa melalui gigitan nyamuk akan hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia. Orang yang terkena malaria akan memiliki gejala demam, menggigil, berkeringat, sakit kepala, mual atau muntah.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor  : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here