Beranda Ekonomi Bisnis Kreatif, Warga Kediri Ini Olah Limbah Kayu Jadi Mainan Anak Edukatif

Kreatif, Warga Kediri Ini Olah Limbah Kayu Jadi Mainan Anak Edukatif

BERBAGI

AGTVnews.com – Kreatif, apa yang dilakukan Farid Setiawan, warga Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ini. Betapa tidak dari limbah kayu pinus, laki-laki ini mampu merubahnya menjadi mainan edukatif.

Ide kreatifnya tersebut dimulai sejak satu tahun yang lalu dengan hanya bermodal keahliannya di bidang kayu.

“Dulu itu awalnya sering disuruh sama guru-guru paud untuk membuatkan meja dan kursi anak-anak paud. Terus beberapa kali disuruh buat mainan balok, setelah saya cari di internet ternyata harganya lumayan. Akhirnya saya buatlah itu dan ahirnya saya terjun lebih dalam untuk melakukan usaha ini,” kata Farid, Sabtu (1/9/2018).

Farid memilih kayu pinus sebagai bahan, karena kayu tersebut mudah ditemukan dan juga harganya lebih murah.

“Saya memilih pinus karena bahan dasar ini mudah di temukan di Kabupaten Kediri. Jumlahnya berlimpah dan banyak stoknya dimana-mana. Karena ini kan bahan limbah, limbah kayu pinus, jadi tidak takut kekurangan pasokan,” terangnya.

| Baca Juga:  Kerajinan Akar Bambu Bernilai Jutaan Rupiah

Farid menambahkan, proses pembuatan mainan edukatif ini cukup sederhana dan mudah. Dimulai dengan memotong balok bekas untuk di buat beberapa bagian kemudian di buat garis pola. Selanjutnya, di potong dan dilakukan penghalusan pada balok yang telah terbentuk dan dilakukan pengecatan.

“Untuk jenis mainan kita ada beberapa bentuk, mulai dari balok bangunan, balok transportasi dan puzzle,” ujarnya.

Harga yang dipatok untuk mainan edukatif buatannya ini bervariasi antara Rp 50.000 hingga Rp 300 ribu. “Harganya tergantung jumlah dan bentuk yang diinginkan. Jadi macam-macam harganya,” jelas Farid.

Farid menggunakan media sosial dan toko online untuk memasarkan produk buatannya tersebut. Tidak hanya itu, saat ini hampir seluruh PAUD yang ada di Kabupaten Kediri dan juga beberapa PAUD di Jakarta dan Banten menjadi langganannya.(*)

Reporter: M Ubaidillah
Editor  : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here