Beranda Hukum Kriminal Dibobol, Toko Kelontong Ini Rugi Ratusan Juta

Dibobol, Toko Kelontong Ini Rugi Ratusan Juta

BERBAGI
petugas melakukan olah tkp.(foto: Firmanto Imansyah)

Tulungagung, AGTVnews.com – Sebuah toko kelontong milik Setya Budi (62tahun) warga kelurahan Jepun Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung, dibobol pencuri, Sabtu dinihari (27/10/2018).

Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji mengatakan, modusnya hampir sama, pelaku memilih toko kelontong yang tidak memiliki pengamanan maksimal. Mereka mengambil beberapa barang serta uang dari lokasi tersebut.

“Diduga pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi pada pukul 03.00 wib, di toko kelontong milik Warga kelurahan Jepun,” ujarnya.

Menurut Sumaji, korban menuturkan kepada petugas, jika toko miliknya itu ditutup sejak Jumat malam sekitar pukul 19.00. Setelah itu tidak ada hal yang mencurigakan.

| Baca Juga:  Satu Diantara Sejoli Pencuri HP Berhasil Diamankan

|video rekomendasi untuk anda:

 

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=NMxfqJvXgU4?showinfo=0&w=480&h=270]

 

 

Ndak ada yang aneh seperti biasa, toko ditutup jam 19.00 wib kemudian ditinggal tidur,” lanjutnya.

Kemudian sekitar pukul 03.00 wib dinihari, korban mendengarkan suara mirip suara besi yang patah. Terkejut dengan suara tersebut akhirnya korban mencari istrinya yang diduga membuka pintu hingga mengakibatkan suara mirip besi patah tersebut.

Namun setelah menemuinya istrinya, korban baru sadar jika istrinya tidak membuka toko seperti dugaannya. “Pas ditanya itu istrinya menjawab tidak tahu apa-apa,” ucap Sumaji.

| Baca Juga:  Jadi Spesialis Pencuri Rumah, Bocah Belasan Tahun Diamankan Polisi Jombang

Mengetahui hal tersebut, korban langsung melihat ke bagian depan toko. Pada saat bersamaan, terdengar suara kendaraan roda empat yang di gas mengarah ke selatan.

Korban langsung memeriksa toko dan ternyata uang yang ada di laci toko hilang sebanyak Rp 50 juta. Selain itu beberapa bal rokok juga ikut dibawa pencuri.

“kondisinya pintu rolling door sudah dibuka 1,5 meter dan kunci gembok yang ada sebanyak 2 buah juga sudah hilang,” ucap Sumaji.

Dari kejadian pencurian ini, diperkirakan korban menderita kerugian sebesar Rp 200 juta.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma