Beranda Politik GMHP, KPU Temukan Banyak Penduduk Meninggal Masuk Data

GMHP, KPU Temukan Banyak Penduduk Meninggal Masuk Data

BERBAGI
Ketua KPU Tulungagung Suprihno.(Foto: Firmanto Imansyah)

Tulungagung, AGTVnews.com – Gerakan Menyelamatkan Hak Pilih (GMHP) merupakan upaya dari KPU RI untuk memastikan masyarakat yang telah memiliki hak pilih tidak kehilangan hak pilih mereka.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung telah melaksanakan GMHP ini digelar sejak awal Oktober hingga 28 oktober ini.

KPU Tulungagung melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga Panitia Pemungutan Suara (PPS) telah menginformasikan hal ini kepada masyarakat hingga tingkat RT / RW guna memastikan tidak ada pemilik hak pilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2019 mendatang.

Tidak hanya panitia pemilu saja yang diminta aktif untuk memastikan masing-masing pemilik hak pilih terdaftar dalam DPT. KPU juga memberikan ruang bagi pemilih untuk memeriksa data mereka secara pribadi dalam GMPH.

|video rekomendasi untuk anda:

Pemeriksaan tersebut melalui beberapa jalur yang tersedia, baik melalui android ataupun web resmi milik KPU.

Ketua KPU Tulungagung, Suprihno menjelaskan, pihaknya juga melakukan jemput bola dengan membuka booth saat car free day di Aloon-Aloon Tulungagung.

“Kita juga sudah jemput bola, kita sampaikan kepada masyarakat yang belum terdata dalam DPSHP agar segera melapor dengan menunjukkan EKTPnya,” ujar Suprihno, Minggu (28/10/2018).

| Baca Juga:  KPU Tulungagung Tawarkan Dua Skema Pada Pemilu 2019

Suprihno menjelaskan, data sementara yang dimilikinya hingga hari terakhir pelaksanaan GMHP ini yakni tanggal 28 Oktober, tercatat 55 pemilih baru dan banyak pemilih yang sudah meninggal namun namanya masih tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara Hasil Pencermatan (DPSHP).

“sampai saat ini data yang masuk ada 55 pemilih baru, dan banyak pemilih yang sudah meninggal dunia. Ini akan kita tunggu sampai hari ini 28 Oktober,” lanjutnya.

Suprihno meyakini jumlah tersebut bakal terus bertambah dan akan dicocokkan dengan DPSHP yang saat ini telah dimiliki oleh KPU Tulungagung.

“Data yang kita miliki saat ini untuk jumlah pemilih sebanyak 853.333 pemilih. Nah nanti akan kita kita cocokkan dengan data hasil GMHP ini,” pungkasnya.

Masih adanya selisih antara DPSHP dengan fakta pemilih dilapangan terjadi karena acuan pembuatan DPSHP adalah Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4) dari Kementrian Dalam Negeri yang diupdate pada Desember tahun 2017 yang lalu.(*)

 

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here