Beranda Hukum Kriminal Kapolres Pastikan Penculikan Balita di Belga Tulungagung Hoaks

Kapolres Pastikan Penculikan Balita di Belga Tulungagung Hoaks

BERBAGI
unggahan berita bohong penangkapan penculikan.(foto:ist)

AGTVnews.com – Marak beredar adanya video penangkapan penculik bayi di berbagai daerah. Informasi ini kemudian berkembang hingga munculnya status yang dibuat oleh Akun facebook Istiqomah Jamur.

Dalam postingannya pemilik akun mengunggah status sebagai berikut, “Telah terjadi penculikan anak di Belga Tulungagung. Alhamdulillah Konangan Ortune anak. Tapi Ortune anak gak sadar / teriak kalo anaknya diculik..Cm ditanya knapa kog mau ikut / dibonceng tangannya sama orang lain. Kata si Anak” ….”

Menanggapi hal ini, Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar membantah jika terjadi penculikan di Tulungagung. Pihaknya memastikan sampai saat ini tidak ada temuan penculikan di Tulungagung dan kondisi masih aman.

| Baca Juga:  Ibu Pengunggah Isu Penculikan Anak di Blitar Akui Jarang Baca Berita

“Penculikan tidak terjadi di Tulungagung, sampai saat ini kondisinya masih sangat kondusif,” ujar Tofik Sukendar pada Selasa (30/10/2018).

|video rekomendasi untuk anda:

 

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=WrX5yzeqWCA?showinfo=0&w=480&h=270]

 

 

Tofik mengatakan, informasi penculikan yang saat ini marak bermunculan di timeline media online harus disikapi dengan bijak oleh netizen.

Pertama tidak perlu bertanya dengan melakukan share ulang postingan tersebut, karena secara tidak sengaja upaya tersebut malah semakin memperbanyak postingan yang belum tentu kebenarannya.

“Ya jangan dishare lagi kemudian diiringi dengan pertanyaan kebenaran postingan tersebut, tindakan seperti itu semakin membuat viral postingan yang ada,” tegasnya.

| Baca Juga:  Biadab! Laki-Laki ini Culik dan Cabuli Bocah 7 Tahun

Kemudian untuk memastikan kebenarannya bisa dilakukan dengan mengkonfirmasinya kepada pihak berwajib seperti Polisi dan TNI.

Tofik menegaskan, pihaknya telah memberikan klarifikasi atas akun yang memposting hal tersebut, dan secara resmi menegaskan jika postingan tersebut tidak berdasar dan dipastikan sebagai berita bohong, alias hoaks.

“Yang postingan itu dipastikan hoaks, dan masyarakat tidak perlu mempercayai postingan tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu saat tim liputan mencoba menelisik lebih jauh keberadaan akun tersebut, rupanya postingan mengenai penculikan tersebut sudah dihapus dan pemilik akun tidak menjawab pesan pribadi yang dikirimkan tim liputan mengenai kejelasan postingan tersebut.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma