Beranda Pemerintahan Ratusan Kades di Tulungagung Akan Pensiun Tahun Depan

Ratusan Kades di Tulungagung Akan Pensiun Tahun Depan

BERBAGI
Kasubbag Adm Aparatur Pemerintahan Desa, Bagian Pemerintahan Pemkab Tulungagung, Yudi Irwanto.(foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Tahun 2019 akan menjadi tahun yang sibuk bagi pemkab Tulungagung. Tidak hanya mempersiapkan hajatan 5 tahunan Pileg dan Pilpres, pemkab juga bakal dihadapkan dengan ratusan kades yang akan pensiun di tahun 2019.

Sebanyak 231 kades akan pensiun di tahun 2019. Jika ditambah dengan 4 kades yang sudah pensiun pada tahun 2018 ini, maka total jumlah desa yang akan tidak memiliki kades pada tahun depan sebanyak 235 desa, dari 257 desa dan 14 kelurahan yang ada di bawah lingkup pemkab Tulungagung.

Kasubbag Adm Aparatur Pemerintahan Desa, Bagian Pemerintahan Pemkab Tulungagung Yudi Irwanto mengatakan dengan kondisi seperti ini maka besar kemungkinan bakal dilakukan pilkades serentak di tahun 2019.

“Ya kita laksanakan bersamaan di tahun yang sama tahun 2019, bareng dengan Pileg dan Pilpres. Maksudnya bareng tahunnya untuk bulannya masih belum tahu,” ujar Yudi, Kamis (11/10/2018).

|video rekomendasi untuk anda:

 


 

 

| Baca Juga:  Kapolres Blitar Ingatkan para Botoh, Tidak lakukan Judi Saat Pilkades Serentak

Meski bulan pensiun masing masing kades tidak sama namun dipastikan pilkades serentak tersebut tidak akan mengurangi masa jabatan kades incumbent. “Yang jelas pilkades ini tidak akan mengurangi masa jabatan kades incumbent,” lanjutnya.

Yudi menjelaskan, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam pilkades seperti ini siapa saja boleh mendaftar dengan syarat pendidikan minimal yakni SMA dan usia minimal 20 tahun.

Bahkan masyarakat dari luar desa setempat diperbolehkan untuk ikut mendaftar, namun setelah terpilih menjadi kepala desa wajib menjadi warga desa tersebut.

Sementara itu jika nantinya jumlah pendaftar membeludak lebih dari lima orang, maka pihaknya bakal memberlakukan tes tulis untuk mengerucutkan calon kades menjadi 5 orang saja. Untuk naskah soal yang digunakan sebagai bahan ujian akan disediakan oleh pemkab selaku pantia pelaksanaan pilkades.

“Jumlah cakades maksimal 5 orang, kalau pendaftarnya lebih dari 5 ada ujian tesnya, soalnya dari panitia,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor : Linda Kusuma
.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here