Beranda Politik Sudah Masuk DCT, Caleg Tak Bisa Diganti Apalagi Mengundurkan Diri

Sudah Masuk DCT, Caleg Tak Bisa Diganti Apalagi Mengundurkan Diri

BERBAGI
imron nafifah ketua kpu kabupaten blitar. (foto: ana alana)

Blitar, AGTVnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Daftar Caleg Tetap (DCT). Para caleg yang sudah masuk dalam DCT ini sesuai peraturan yang diamanatkan dalam pemilu legislatif tidak boleh diganti oleh Partai Politik pengusung, apalagi mengundurkan diri.

Pernyataan ini ditegaskan ketua KPU Kabupaten Blitar Imron Nafifah, setelah adanya kabar yang berhembus jika di Kabupaten Blitar ada caleg yang juga mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa.

“Sesuai aturan bagi caleg yang sudah masuk DCT tidak boleh diganti oleh Parpol pengusung, apalagi mengundurkan diri,” ungkap Imron Nafifah, Senin (1/10/2018).

| Baca Juga:  Sengketa Bacaleg Berlanjut, Sidang Ajudikasi Berlanjut Pekan Depan

Menurut Imron, caleg baru bisa dicoret dari DCT ketika caleg tersebut meninggal dunia atau tersandung masalah pidana yang sudah ada putusan tetapnya.

|video rekomendasi untuk anda:

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=-kRMyIX3iGA?showinfo=0&w=480&h=270]

“Kecuali meninggal dan terlibat pidana dengan putusan tetap sudah tidak bisa mengundurkan diri,”tegasnya.

Imron mengakui pihaknya sejauh ini belum menerima aduan dari Parpol pengusung terkait adanya caleg yang juga daftar menjadi calon Kades. KPU, kata Imron baru bisa bertindak ketika ada laporan resmi dari Parpol.

“Kalau masalahnya calon Kades tersebut sudah masuk dalam DCT seharusnya sesuai aturan tidak diloloskan saat mendaftar sebagai calon Kades. Aturanya kan jelas, bahwa calon kades tidak diperbolehkan menjadi anggota Partai Politik karena harus netral apalagi jika benar namanya sudah masuk DCT,” tegas Imron.

| Baca Juga:  Masuki Masa Kampanye, Hanya Satu Partai Yang Daftarkan Akun Medsosnya

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Blitar Suhendro Winarso masih enggan berkomentar banyak terkait hal ini. Namun pihaknya memastikan bakal menyelidiki dugaan adanya calon kades yang juga terdaftar sebagai caleg. “Akan kami cek ke masing-masing kecamatan,” jelasnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma